Berita

Soeharto Kembali Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Proses Berjalan

152
×

Soeharto Kembali Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Proses Berjalan

Sebarkan artikel ini
menbud-fadli-zon:-soeharto-memenuhi-syarat-dicalonkan-jadi-pahlawan-nasional
menbud fadli zon: soeharto memenuhi syarat dicalonkan jadi pahlawan nasional

Jakarta – Presiden ke-2 RI, Soeharto, dinilai memenuhi syarat untuk diusulkan menjadi pahlawan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon.

Fadli Zon menjelaskan, nama Soeharto telah diusulkan sebanyak tiga kali bersama dengan 48 nama calon pahlawan nasional lainnya.

“Nama Presiden Soeharto itu sudah tiga kali bahkan diusulkan ya, dan juga beberapa nama lain, ada yang dari 2011, ada yang dari 2015, semuanya yang sudah memenuhi syarat,” ujar Fadli Zon di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Menurut Fadli, pengusulan nama Soeharto telah melalui proses panjang dan berjenjang. Proses tersebut melibatkan pemerintah daerah, Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD), hingga Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Tingkat Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial, dan Dewan GTK.

Dewan GTK telah melaporkan nama-nama tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.

Fadli menegaskan, nama-nama yang diusulkan tidak mungkin masuk daftar jika tidak memiliki jasa dan memenuhi syarat sesuai peraturan perundang-undangan.

Menanggapi penolakan masyarakat terhadap pencalonan Soeharto, Fadli menyatakan pemerintah menerima semua masukan. Namun, ia mengingatkan bahwa nama-nama yang dicalonkan juga berasal dari usulan masyarakat.

Soeharto dinilai berjasa karena memimpin Serangan Umum 1 Maret 1949 saat Agresi Militer Belanda II dan Operasi Pembebasan Irian Barat.

“Beliau memimpin Serangan Umum 1 Maret. Itu sebagai contoh, 1 Maret itu serangan besar, Serangan Umum 1 Maret itu salah satu yang menjadi tonggak Republik Indonesia itu bisa diakui oleh dunia,” pungkasnya.