Berita

Polri Gandeng Ojek Online: Fitur Aduan Kejahatan Segera Hadir

130
×

Polri Gandeng Ojek Online: Fitur Aduan Kejahatan Segera Hadir

Sebarkan artikel ini
c92c2eb732ab9dfab3dabb957779500b.jpg
c92c2eb732ab9dfab3dabb957779500b.jpg

Monas – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan menjalin kerja sama dengan penyedia layanan transportasi daring untuk mengintegrasikan fitur aduan keamanan ke dalam sistem aplikasi mereka. Langkah ini bertujuan agar para pengemudi ojek online dapat melaporkan dugaan tindak kejahatan dan pelanggaran secara langsung kepada pihak kepolisian.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin apel bersama pengemudi ojek online di Lapangan Monumen Nasional (Monas) pada Senin, 20 Oktober 2025. Fitur ini diharapkan mempermudah pengemudi untuk mendapatkan bantuan kepolisian.

“Sehingga rekan-rekan pengemudi ojek online dapat segera menghubungi personel Polri atau kantor polisi terdekat jika menemukan atau mengalami permasalahan yang terjadi di jalan serta membutuhkan pelayanan kepolisian,” ujar Sigit.

Sigit menilai para pengemudi ojek online merupakan mitra strategis dan sumber informasi penting bagi kepolisian dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, mereka memiliki potensi besar untuk turut serta dalam menjaga kondusivitas situasi keamanan dan ketertiban.

Kapolri menambahkan, para pengemudi ojek online adalah garda terdepan yang menghadapi berbagai dinamika di lapangan. Mobilitas tinggi dan interaksi langsung mereka dengan masyarakat setiap harinya menjadikan peran mereka sangat vital.

Dengan potensi tersebut, Sigit berambisi untuk memperkuat peran komunitas pengemudi ojek online sebagai pelopor keselamatan dan disiplin berlalu lintas, pionir pencegahan kejahatan, serta kontributor aktif dalam menjaga keteraturan sosial. “Para pengemudi ojek online dapat menjadi sumber informasi bagi kepolisian dengan memberikan laporan tentang adanya potensi gangguan keamanan, kecelakaan, hingga tindak pidana yang terjadi di jalanan secara real time,” kata dia.

Dalam apel tersebut, Sigit didampingi oleh Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri, serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan kapolres jajaran di Polda Metro Jaya. Sigit mengklaim sebanyak 10 ribu pengemudi ojek online dari wilayah Jakarta hadir dalam kegiatan tersebut, meski yang mendaftar dilaporkan mencapai 400 ribu orang.

Para pengemudi ojek online terlihat mengenakan rompi berwarna biru bertuliskan ‘Jaga Jakarta bersama Polda Metro Jaya’. Rompi tersebut secara simbolis dipakaikan oleh Sigit kepada dua perwakilan pengemudi dalam apel tersebut.

7708174bdce75da89a9be7c83dcd7314.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Timnas Voli Putri U-18 Indonesia bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan Mongolia 3-1 (22-25, 25-20, 25-12, 25-17) pada laga klasifikasi peringkat ketujuh AVC Girls U18 2026. Kemenangan tersebut memastikan Srikandi Muda menutup kejuaraan dengan finis di posisi ketujuh Asia setelah sebelumnya gagal melaju ke semifinal. Dominasi Indonesia terlihat sejak set kedua, dengan permainan yang semakin solid baik dalam…