Jakarta – Pemerintah berencana mengucurkan dana APBN untuk membangun kembali Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, yang roboh beberapa waktu lalu.
Kepastian pendanaan ini masih menunggu persetujuan dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kesiapannya mendukung pembangunan kembali ponpes tersebut.
“Persetujuan bukan di saya, tapi di Pak Muhaimin,” ujar Menkeu Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (18/10/2025).
Purbaya menambahkan, Menteri Pekerjaan Umum (PU) juga telah menyatakan kesanggupannya untuk terlibat dalam proyek ini.
Menkeu menegaskan, penggunaan APBN untuk pembangunan kembali Ponpes Al Khoziny tidak akan menjadi masalah jika mendapat lampu hijau dari Menko Muhaimin.
“Kalau saya lampunya hijau terus, modenya mode belanja, asal belanjanya pas, tepat sasaran, tepat waktu,” katanya.
Sebelumnya, Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya bantuan pemerintah untuk membangun kembali Ponpes Al Khoziny.
Menurutnya, hal ini krusial untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi para santri dalam proses belajar mengajar.
Muhaimin juga mendorong agar dugaan kelalaian terkait ambruknya bangunan segera diusut tuntas.
“Anak-anak kita itu adalah generasi muda kita,” tegas Muhaimin.
Sebagai informasi, mushola Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur ambruk pada Selasa (7/10/2025).












