Berita

Evaluasi Setahun Prabowo-Gibran: Kemdikbudristek & Kemenag Ungguli Kinerja Kementerian

110
×

Evaluasi Setahun Prabowo-Gibran: Kemdikbudristek & Kemenag Ungguli Kinerja Kementerian

Sebarkan artikel ini
65ca7d62355e3034954ef34672a21f82.jpg
65ca7d62355e3034954ef34672a21f82.jpg

Fenesia – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meraih skor rata-rata 3,07 poin dari skala 0-5 atau kategori sedang, menjelang satu tahun masa jabatannya pada 20 Oktober 2025. Riset IndoStrategi menunjukkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menempati posisi teratas sebagai kementerian dengan kinerja terbaik.

Hasil tersebut berdasarkan riset yang dilakukan IndoStrategi mulai awal September hingga 13 Oktober 2025. Direktur Eksekutif IndoStrategi, Ali Noer Zaman, menyampaikan hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja Kabinet Merah Putih dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/10).

“Berdasarkan grafik yang kami sajikan, seluruh kementerian memperoleh skor dalam kategori sedang. Namun demikian, terdapat variasi skor yang cukup signifikan,” jelas Ali Noer Zaman.

Kemdikdasmen memuncaki daftar dengan meraih skor tertinggi 3,35 poin dari nilai sempurna 5. Sementara itu, Kementerian Investasi dan Hilirisasi (BKPM) berada di posisi ke-10 dengan perolehan 3,09 poin.

Menurut Ali, kinerja positif Kemdikdasmen didorong oleh beberapa faktor. Antara lain, inovasi pembelajaran berbasis deep learning dan koding yang dinilai adaptif terhadap era digital, serta sistem PPDB/SPMB baru yang dianggap lebih tertib dan minim gejolak dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, riset tersebut juga mencatat sejumlah faktor negatif. Kebijakan yang kerap berubah, khususnya terkait PPDB, TKA, dan evaluasi guru, menimbulkan kebingungan dan ketidakstabilan sistem.

“Kesejahteraan guru dinilai masih rendah, sementara retribusi terhadap guru ASN disebut berdampak domino terhadap kondisi guru honorer,” tambah Ali.

Di posisi kedua, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mencatatkan kepercayaan publik sebesar 3,32 poin, diikuti Kementerian Agama (Kemenag) yang berada di posisi ketiga dengan 3,26 poin.

Riset IndoStrategi menggunakan metode purposive sampling dengan melibatkan 424 responden dari 34 provinsi. Responden dipilih berdasarkan kriteria pendidikan minimal Strata Satu (S1) dan memiliki pekerjaan tetap, terdiri atas guru, dosen, aktivis, karyawan, hingga pengusaha. Selain wawancara langsung, riset juga mengkaji berbagai sumber berita daring dan luring, dokumen resmi pemerintah, serta pandangan pengamat dan akademisi.

Berikut adalah 10 Kementerian dengan kinerja terbaik versi riset IndoStrategi pada Oktober 2025:

  1. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) – Abdul Mu’ti (3,35 poin)
  2. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) – Sugiono (3,32 poin)
  3. Kementerian Agama (Kemenag) – Nasaruddin Umar (3,26 poin)
  4. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikteksaintek) – Brian Yuliarto (3,22 poin)
  5. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) – Purbaya Yudhi Sadewa (3,21 poin)
  6. Kementerian Perencanaan dan Perekonomian Nasional (Bappenas) – Rachmat Pambudy (3,15 poin)
  7. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) – Tito Karnavian (3,14 poin)
  8. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) – Sjafrie Sjamsoeddin (3,13 poin)
  9. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) – Raja Juli Antoni (3,12 poin)
  10. Kementerian Investasi dan Hilirisasi (BKPM) – Rosan Roeslani (3,09 poin)