Berita

Kisah Sukses Mamimu, Mie Warna-Warni Rumahan Tembus Pasar Nasional Berkat TASPEN

71
×

Kisah Sukses Mamimu, Mie Warna-Warni Rumahan Tembus Pasar Nasional Berkat TASPEN

Sebarkan artikel ini
kisah-sukses-mamimu,-mie-warna-warni-rumahan-tembus-pasar-nasional-berkat-taspen
kisah sukses mamimu, mie warna warni rumahan tembus pasar nasional berkat taspen

Jakarta – UMKM mie warna-warni alami, Mamimu, berhasil mencatatkan omzet puluhan juta rupiah per bulan berkat dukungan dari PT TASPEN (Persero). Kisah sukses ini menjadi bukti komitmen TASPEN dalam mendorong lahirnya wirausaha tangguh di tengah dinamika ekonomi.

Mamimu, yang memberdayakan belasan warga sekitar, mendapatkan bantuan modal, pendampingan usaha, hingga promosi dan branding dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TASPEN sejak 2021.

Indri, pendiri Mamimu, memulai usahanya dari dapur rumahnya di Kota Bekasi pada 2018. Inovasi mie sehat tanpa MSG sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Namun, dukungan pemodalan dari program TJSL TASPEN menjadi titik balik bagi Mamimu. Bantuan tersebut membantu mempertahankan proses produksi dan pemasaran produk.

“Dulu saya hanya berjualan dari bazar ke bazar. Tambahan modal dari TASPEN membuat saya bisa membeli peralatan baru dan akhirnya membuka toko sendiri. Ini adalah lompatan besar,” ujar Indri.

Kini, Mamimu terus berkembang dan mempekerjakan warga sekitar, termasuk ibu rumah tangga dan anak putus sekolah.

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyatakan bahwa program TJSL TASPEN fokus pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat, khususnya UMKM.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Melalui program TJSL, TASPEN ingin hadir sebagai mitra yang mendorong lahirnya wirausaha tangguh dan berkelanjutan,” kata Henra.

Kisah Mamimu adalah satu dari 1.367 mitra binaan TASPEN di seluruh Indonesia. Program pendampingan TASPEN mendorong lahirnya UMKM tangguh di berbagai sektor, dari kuliner hingga pertanian.

Hasil Social Return on Investment (SROI) pada Program TJSL Desa Pangan Sejahtera tahun 2024 mencapai Rp 700 juta, berkat investasi lebih dari Rp 200 juta. Ini membuktikan bahwa setiap rupiah yang ditanamkan dalam program TJSL TASPEN memberikan nilai balik berlipat ganda bagi masyarakat.

Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas kesempatan kerja dan mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.