Berita

BGN Evaluasi, Dapur MBG Harus Penuhi Syarat atau Ditutup

75
×

BGN Evaluasi, Dapur MBG Harus Penuhi Syarat atau Ditutup

Sebarkan artikel ini
bgn-ancam-tutup-dapur-mbg-kalau-tak-lengkapi-3-sertifikat-ini-dalam-1-bulan
bgn ancam tutup dapur mbg kalau tak lengkapi 3 sertifikat ini dalam 1 bulan

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengancam menutup dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP). Ancaman ini muncul setelah banyak kasus keracunan menimpa penerima manfaat program tersebut.

BGN memberikan waktu satu bulan kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melengkapi sertifikasi. Sertifikasi yang dimaksud meliputi laik higiene dan sanitasi (SLHS), sertifikat halal, dan sertifikat penggunaan air layak konsumsi.

“Jika dalam satu bulan mitra di seluruh Indonesia tidak memenuhi persyaratan sertifikasi, kami akan menutup SPPG tersebut,” tegas Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (26/9/2025).

BGN mencatat, 80 persen pelaksanaan program MBG tidak sesuai dengan SOP yang ditetapkan. Hal ini menjadi penyebab utama insiden keracunan.

Sejak Januari hingga 25 September 2025, tercatat 5.914 penerima manfaat terdampak insiden keamanan pangan MBG. Pada September ini saja, 2.210 orang menjadi korban keracunan.

Nanik mengungkapkan, 45 SPPG teridentifikasi tidak menjalankan SOP dan menjadi penyebab insiden keracunan. Dari jumlah tersebut, 40 dapur MBG telah ditutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Kami tidak akan main-main dengan kesehatan anak-anak Indonesia,” tegas Nanik.

BGN juga dapat menghentikan kontrak secara sepihak jika mitra tidak memenuhi standar yang ditetapkan.