Showbiz

Pemeran “Good Boy” Bintangi Film Horor Terbaru

64
×

Pemeran “Good Boy” Bintangi Film Horor Terbaru

Sebarkan artikel ini
f2b8f15079151773c375c1caee0bab73.jpg
f2b8f15079151773c375c1caee0bab73.jpg

Amerika Serikat – Film horor Good Boy, garapan sutradara Ben Leonberg, dijadwalkan rilis terbatas di beberapa bioskop di Amerika Serikat pada 3 Oktober 2025. Cuplikan perdana film ini telah diluncurkan melalui YouTube pada Senin, 18 Agustus 2025.

Dalam video berdurasi 1 menit 41 detik tersebut, cuplikan film memperlihatkan kilasan nostalgia Indy, anjing yang masih kecil. Momen-momen menegangkan, seperti jejak sepatu berlumpur, pintu bawah tanah yang dipukul dari dalam, hingga sosok manusia berdarah yang menjerit, ditampilkan dari sudut pandang Indy.

Good Boy mengisahkan Indy, seekor anjing peliharaan Todd, yang pindah ke rumah di perdesaan. Todd berharap rumah baru ini dapat membawa kedamaian dan awal hidup baru. Namun, Indy merasakan keanehan di tempat tersebut. Sejak malam pertama di rumah kosong peninggalan kakek Todd, Indy melihat hal-hal dan mendengar suara-suara aneh yang tak terlihat oleh orang lain.

Para pemeran utama dalam film horor Good Boy meliputi:

Indy, anjing yang memerankan dirinya sendiri sebagai tokoh utama, merupakan anjing milik sutradara Ben.

Shane Jensen memerankan Todd, pemilik Indy yang pindah ke perdesaan setelah tragedi keluarga. Jensen merupakan alumni sebuah kampus yang lulus pada 2010 dan kemudian mendalami akting di New York. Ia pernah menjadi anggota grup teater selama tiga tahun, di mana ia juga mulai terlibat dalam produksi proyek film.

Minatnya dalam penyutradaraan dan produksi film membawanya memproduksi film pendek The Way the Crow Flies (2022). Salah satu film garapannya, Four (2019), berhasil meraih penghargaan kategori Global Shorts di festival film Los Angeles. Ia juga terlibat sebagai aktor dalam film tersebut, memerankan tokoh Jack.

Arielle Friedman berperan sebagai saudara Todd. Ia dikenal sebagai penulis skenario dokumenter yang berkarya di Toronto dan New York. Karyanya banyak mengeksplorasi tema-tema beragam, mulai dari psikedelik, kesadaran kecerdasan buatan, hingga dinamika perang budaya.