BeritaPeristiwa

Wali Kota Padang Redam Kericuhan, Pastikan Bukan Konflik Agama

110
×

Wali Kota Padang Redam Kericuhan, Pastikan Bukan Konflik Agama

Sebarkan artikel ini
kericuhan-di-padang-sarai-reda,-wali-kota-tegaskan-bukan-konflik-agama
kericuhan di padang sarai reda, wali kota tegaskan bukan konflik agama

Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, turun tangan menengahi kericuhan yang terjadi di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, pada Minggu (27/7/2025).

Kericuhan ini dipicu oleh pembubaran aktivitas ibadah dan pendidikan agama di sebuah rumah jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI).

Akibat pembubaran yang dilakukan oleh warga RT 03/ RW 09, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Pendeta Dachi menjelaskan bahwa akar masalah adalah kesalahpahaman. Warga setempat mengira rumah tersebut adalah gereja.

Mediasi yang berlangsung di Kantor Camat Koto Tangah menghasilkan kesepakatan antara kedua belah pihak yang berseteru.

“Kita harus memahami luka perasaan saudara-saudara kita yang mengalami tindakan pengerusakan bahkan juga sampai ada korban luka,” ujar Fadly Amran usai mediasi.

Fadly menegaskan bahwa insiden ini bukan merupakan konflik agama, melainkan murni kesalahpahaman.

“Untuk kesalahpahaman sudah clear. Bahwa insiden ini tidak terkait SARA, untuk tindakan yang masuk ranah pidana ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino, dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Padang, Prof. Salmadanis, turut mendukung pernyataan tersebut.