Berita

Sumbar Kembangkan Energi Panas Bumi, Kopi Kamojang Jadi Inspirasi

105
×

Sumbar Kembangkan Energi Panas Bumi, Kopi Kamojang Jadi Inspirasi

Sebarkan artikel ini
sumbar-lirik-energi-panas-bumi,-kopi-kamojang-jadi-inspirasi
sumbar lirik energi panas bumi, kopi kamojang jadi inspirasi

Garut – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mendorong pemanfaatan teknologi uap panas bumi untuk pengeringan kopi di wilayahnya. Dorongan ini disampaikan saat menghadiri panen bersama dan pelepasan ekspor Kopi Kamojang di area Geothermal Kamojang, Garut, Jumat (18/7/2025).

Mahyeldi menilai, penggunaan energi panas bumi untuk pengeringan kopi adalah langkah efisien dan ramah lingkungan.

“Apa yang dilakukan PGE di Kamojang ini luar biasa,” ungkap Mahyeldi.

Kopi Kamojang, yang dikenal dengan nama Canaya Geothermal Coffee, telah berhasil menembus pasar Asia dan Eropa.

Proses pengeringan kopi ini memanfaatkan teknologi rumah pengering geothermal yang menggunakan uap panas bumi dari PLTP Kamojang milik PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

PGE mencatat, pengeringan kopi dengan uap panas bumi mampu menurunkan emisi CO2e hingga 4 ton per tahun. Selain itu, juga meningkatkan pendapatan petani lebih dari Rp180 juta per tahun.

Mahyeldi berharap konsep ini dapat menjadi contoh nasional dan diterapkan di Sumatera Barat. Sumatera Barat sendiri memiliki potensi panas bumi di Solok Selatan, Pasaman, dan Agam.

Ia berharap Kementerian ESDM, Pertamina, dan mitra strategis dapat memperluas program serupa ke daerah-daerah tersebut.

Acara tersebut sekaligus menegaskan posisi PGE sebagai pionir pemanfaatan energi panas bumi untuk mendukung sektor pertanian dan UMKM berkelanjutan.

Rangkaian acara ditutup dengan panen bersama, pelepasan kontainer ekspor kopi ke Eropa dan Asia, serta kunjungan ke fasilitas rumah pengering geothermal.