Berita

Menteri Tinjau MOI Terapkan Pengelolaan Sampah Terpadu Jakarta

73
×

Menteri Tinjau MOI Terapkan Pengelolaan Sampah Terpadu Jakarta

Sebarkan artikel ini
menteri-lh-tinjau-pengelolaan-sampah-terpadu-mall-of-indonesia
menteri lh tinjau pengelolaan sampah terpadu mall of indonesia

Jakarta – Mall of Indonesia (MOI) di Jakarta Utara kini menjadi sorotan setelah ditunjuk sebagai proyek percontohan implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta terkait pengelolaan sampah. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq pada Rabu (9/7/2025) melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kesiapan dan implementasi program tersebut.

Peninjauan ini, menurut keterangan resmi, bertujuan untuk memantau penerapan Pergub DKI Jakarta tentang Kewajiban Pengelolaan Sampah di Kawasan dan Perusahaan. Selain menjadi proyek percontohan, MOI diharapkan dapat menjadi contoh bagi kawasan komersial lain dan mendorong kolaborasi aktif antara pengelola kawasan dan pelaku usaha.

Pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang konsisten dan bertanggung jawab di kawasan komersial Jakarta, sesuai dengan regulasi yang ditetapkan Kementerian LH.

CEO ASRI Alexander Halim Kusuma menjelaskan bahwa pusat perbelanjaan yang dikelolanya telah menerapkan program pengelolaan sampah terpadu bahkan sebelum penunjukan ini. “Ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kami untuk membangun budaya peduli lingkungan, di mana hal ini kami terapkan baik bagi karyawan maupun pengunjung demi kenyamanan bersama,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Rabu (9/7/2025).

Lebih lanjut, Alexander menjelaskan, pengelolaan sampah terpadu di MOI meliputi penyediaan tempat sampah terpilah menjadi tiga kategori, yaitu kertas, plastik atau kaleng, serta limbah organik. MOI juga menyediakan dua tempat penampungan sampah (TPS) terpisah, yakni TPS kering dan TPS basah.

Manajemen mal juga aktif melakukan sosialisasi pemilahan sampah kepada tenant F&B maupun non-F&B, melalui tenant gathering dan pembaruan house rule.

Selain itu, MOI melakukan penimbangan dan pencatatan sampah harian dalam logbook sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan. Pemanfaatan sampah organik menjadi kompos padat juga dilakukan untuk mendukung ekonomi sirkular yang bermanfaat bagi lingkungan.

“Tahun ini, MOI telah menghasilkan panen yang digunakan untuk ratusan polybag pembibitan tanaman,” pungkas Alexander pada Rabu (9/7/2025).

bf110d7fed808e3274a55a2ddda1dcab.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Football Enthusiast, Raka Kisdiyatma mengatakan bahwa keberhasilan Norwegia di Piala Dunia 2026 karena memiliki generasi emas yang dipimpin Erling Haaland. Ternyata, keberhasilan Norwegia di Piala Dunia 2026 merupakan hasil pembinaan jangka panjang, bukan hanya karena Erling Haaland dan Martin Odegaard. Kunci sukses Norwegia adalah investasi besar pada sepak bola usia muda, termasuk pembangunan lebih dari 500 lapangan sintetis…