FENESIA – Polisi menangkap Meita Irianty alias Tata Irianty, pemilik daycare Wensen School sekaligus influencer parenting, atas dugaan penganiayaan terhadap balita berusia 2 tahun. Tampang Meita terlihat murung saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Metro Depok, Kamis (1/8/2024). Meita mengenakan baju tahanan oranye dengan kerudung abu-abu.
Didampingi Polwan, Tata terlihat murung dan terdiam saat ditanya awak media. Meita juga sesekali terlihat mual-mual karena sedang hamil.
Dikutip dari detiknews, Meita ditangkap di rumahnya pada Rabu (31/7) malam. Ia telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan ini.
“Kita sudah naik penyidikan tadi sore, lalu melakukan penangkapan. Penangkapan ini sudah ada penetapan tersangkanya,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana
Dalam gelar perkara, penyidik menaikkan status MI dari terlapor menjadi tersangka. “Penangkapan ini dilakukan setelah gelar penyidikan dan penetapan tersangka,” imbuhnya.
Orang tua korban mengungkapkan anaknya ditendang dan ditusuk oleh terduga pelaku MI. Korban mengalami memar-memar seusai kejadian.
“Pada 10 Juni 2024, anak saya mengalami kekerasan berupa pemukulan, ditendang di perut hingga jatuh, dan ditusuk di punggung,” kata ibunda korban, RD, saat membuat pengaduan di KPAI, Jakarta Pusat, Selasa (30/7).
Penganiayaan itu cocok dengan bukti-bukti yang dimiliki. “Bukti ini sesuai dengan foto memar-memar di badan anak saya setelah pulang dari daycare,” jelasnya.







