Release

IDI Gelar HBDI ke-116 di Yogyakarta: Fokus pada Saintifikasi Jamu dan Bakti Sosial

462
×

IDI Gelar HBDI ke-116 di Yogyakarta: Fokus pada Saintifikasi Jamu dan Bakti Sosial

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-116 tahun ini mengangkat tema “Sinergi dan Kolaborasi untuk Negeri” dengan fokus pada saintifikasi jamu sebagai warisan budaya bangsa.

Peringatan HBDI ini akan diselenggarakan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 16-20 Mei 2024.

Memperingati Jasa Dokter dan Melestarikan Budaya Sehat

HBDI diperingati setiap tahun untuk mengenang jasa para dokter dalam menggerakkan kebangkitan nasional dan menanamkan nilai pengabdian.

Di tahun ini, pemilihan Yogyakarta sebagai tempat penyelenggaraan HBDI juga untuk merayakan Sumbu Filosofi Yogyakarta yang baru saja ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Saintifikasi Jamu: Bukti Ilmiah untuk Warisan Budaya Bangsa

Meningkatnya minat masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tradisional, termasuk jamu, mendorong IDI untuk mendukung saintifikasi jamu.

Saintifikasi jamu dilakukan dengan penelitian ilmiah untuk membuktikan khasiat dan keamanan jamu, sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No 54 tahun 2023.

Sosialisasi Saintifikasi Jamu dan Bakti Sosial

Sebagai bagian dari HBDI ke-116, IDI akan mengadakan seminar mengenai saintifikasi jamu dan kegiatan bakti sosial, termasuk operasi bibir sumbing, katarak, dan paparan unggulan daerah binaan stunting IDI DI Yogyakarta.

Kegiatan bakti sosial ini ditargetkan untuk pasien tidak mampu yang tidak memiliki asuransi.

Upaya Bersama untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat

Peringatan HBDI ke-116 ini merupakan upaya IDI untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui sinergi dan kolaborasi antar berbagai pihak.

Saintifikasi jamu diharapkan dapat melestarikan warisan budaya bangsa dan memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat dengan bukti ilmiah yang kuat.