The Briliant

Biografi Singkat Buya Hamka, Perjalanan Hidup dan Karya

759
×

Biografi Singkat Buya Hamka, Perjalanan Hidup dan Karya

Sebarkan artikel ini
Biografi Buya Hamka
Foto : Internet

FENESIA – Buya Hamka, atau yang sebenarnya bernama Abdul Malik, lahir pada 17 Februari 1908 sebagai anak sulung dari empat bersaudara. Orang tua Buya Hamka adalah Abdul Karim Amrullah dan Safiyah. Pada tahun 1918, Hamka menghentikan sekolahnya di desa setelah menjalani pendidikan selama 3 tahun. Ia kemudian melanjutkan pendidikan agama di Thawalib, yang diprakarsai oleh Haji Rasul.

Hamka sering menjalani perjalanan jauh sendirian, mengembara ke berbagai tempat di Minangkabau.

Pada usia 15 tahun, Hamka muncul dengan keinginan untuk pergi ke pulau Jawa. Perjalanan dimulai dengan melewati Bengkulu pada Juli 1924. Di Pekalongan, ia bertemu dengan ayahnya, yang urung berangkat ke Mesir setelah kongres kekhalifahan Internasional ditunda.

Di awal perjalanan, Hamka menulis artikel tentang ibadah haji yang diterbitkan dalam Pelita Andalas. Ia juga mulai menulis tentang Thawalib Sumatra dan gerakan reformasi Islam di Minangkabau. Di tepian sungai Batang, Hamka mempublikasikan novel pertamanya dalam bahasa Minangkabau yang berjudul “Si Sabadriah.” Setelah menikah, Hamka menuliskan kisah tentang Laila Majnun, yang diilhami oleh hayalannya setelah membaca hikayat Arab.

Selama karirnya, Hamka juga menjabat sebagai Ketua Muhammadiyah Padang Panjang

Buya Hamka juga pernah jadi pimpinan Tablig School setingkat madrasah Tsanawiyah yang dikelola oleh Muhammadiyah.

Selama tinggal di Makassar, ia berhasil menerbitkan empat edisi majalah Islam Tentera dan sembilan edisi majalah Al-Mahdi.