Layar

Petualangan Heidi, Terpaksa Hidup dengan Kakeknya yang Kejam!

820
×

Petualangan Heidi, Terpaksa Hidup dengan Kakeknya yang Kejam!

Sebarkan artikel ini
Petualangan Heidi
Foto: Internet

FENESIA – Film Heidi (2015) yang bergenre family ini diadopsi dari novel klasik berjudul sama karya Johanna Spyri, terbit tahun 1881. Sebuah kisah tentang seorang gadis yatim piatu berusia delapan tahun dan sebatang kara yang tinggal di Pegunungan Alpen Swiss bersama kakeknya yang kejam dan pemarah.

Awal Mula Cerita

Petualangan Heidi
Foto: Internet

Kisah ini berawal ketika Heidi dibawa bibinya, Dete, untuk dititipkan ke kakeknya yang berprofesi sebagai penggembala kambing, Alpohi namanya, yang rumahnya terletak di pelosok pegunungan Alpen. Peran Alpohi ini dilakoni oleh Bruno Ganz, aktor berkebangsaan swiss yang berkarier di perfilman dan pertelevisian Jerman selama lebih dari 50 tahun. Salah satu filmnya yang sukses meraih Oscar yaitu ‘Downfall’ dimana pada film ini Bruno berperan sebagai Adolf Hitler yang disebut-sebut sangat mirip dari penampilan hingga gestur sang diktator tersebut dengan sangat totalitas.

Dete yang sejak kecil merawat Heidi terpaksa menitipkan gadis tersebut kepada Alpohi karena mendapat kerjaan di luar kota. Kakek Alpohi yang hobi menyendiri dan tidak suka bersosialisasi dengan masyarakat sekitar itu awalnya menolak keras, ia ngamuk dan mengusir Heidi yang ditinggal paksa oleh Dete. Heidi mengikuti Alpohi kemanapun ia pergi, tapi Alpohi tidak menghiraukan keberadaan gadis itu dan tetap melanjutkan pekerjaannya tanpa memedulikan Heidi sedikitpun.

Hingga malam harinya, Heidi tidur di kandang kambing karena si kakek tidak mengizinkan gadis itu masuk dan menutup pintu rumahnya. Tapi, sebagai manusia yang masih memiliki empati dan hati Nurani, pada akhirnya si kakek kasihan dan membukakan pintu rumahnya untuk Heidi sambil menggerutu dalam hati.

Heidi yang notabenenya menyukai alam bebas, sangat menikmati hidup di pegunungan Alpen ini meski jauh dari kata cukup dan mewah. Ia bahagia hidup bersama kakek Alpohi walau tidur di kasur beralas jerami. Di gunung, tiap hari Heidi bermain sambil menggembala kambing bersama Peter, seorang anak laki-laki penggembala kambing setempat yang jadi teman bermain sekaligus sahabat Heidi di pegunungan Alpen tersebut.

Hingga suatu hari, Dete datang menjemput Heidi. Ia meminta izin ke Alpohi untuk membawa gadis kecil ini ke kota bersamanya dan dijanjikan hidup enak serta mendapatkan pendidikan yang layak tanpa harus membayar sepeserpun.

Alpohi yang kian hari kian akrab dan telah terbiasa dengan kehadiran Heidi tentu saja menolak dengan keras. Namun, bibi Dete tidak menyerah, ia mendatangi tempat Heidi biasa bermain dan menggembala kambing, dengan bujuk rayu dan tipu dayanya, Dete berhasil membawa Heidi ke kota. Rupanya, Heidi disewa untuk menjadi teman bermain seorang anak bangsawan yang difabel, anak itu bernama Klara.

Dalam kehidupan sehari-harinya, Klara menghabiskan waktu dengan belajar baca tulis hingga tata krama dengan guru privat pilihan ayahnya. Klara sangat kesepian, bagaikan burung di dalam sangkar yang emas, ibunya sudah lama meninggal, ayahnya sibuk bekerja hingga tidak ada waktu untuk anak semata wayangnya tersebut dan tidak bisa menjadi teman bermainnya.

Hal ini tentu berbanding terbalik dengan personality serta kehidupan Heidi saat di gunung. Heidi sangat menyukai bermain di alam bebas, peristiwa penyulikan oleh Dete ini tentu membuat Heidi sangat terpukul karena merasa terkekang dan dituntut untuk mengikuti gaya hidup Klara agar ia bisa menjadi teman bermain yang seimbang serta tidak memberikan pengaruh buruk pada anak bangsawan itu.

Hari-hari dilalui gadis kecil tersebut dengan segala macam aturan mulai dari aturan berpakaian serta table manner yang membuat Heidi stress dan sedih, ia sangat merindukan kakek Alpohi yang sudah dianggap sebagai orangtuanya sendiri, kasur jerami yang tidak empuk, kursi dan meja makan kayu yang dibuat oleh Alpohi khusus untuk Heidi, dan juga merindukan Peter.

Lantas bagaimana kelanjutan nasib Heidi di kota? Apakah ia akan menetap disana sebagai teman sewaan Klara dan hidup dalam kemewahan? Ataukah Heidi menemukan jalan pulang ke gunung Alpen dan kembali hidup bersama kakek Alpohi? Yuk, tonton langsung Film bergenre family-drama ini dan ikuti petualangan seru Heidi!

Adinda Kurnia