Berita

Ilmuwan Manfaatkan Kawanan Hiu untuk Tingkatkan Akurasi Prediksi Badai di Amerika

6
×

Ilmuwan Manfaatkan Kawanan Hiu untuk Tingkatkan Akurasi Prediksi Badai di Amerika

Sebarkan artikel ini
ilmuwan-makin-lirik-hiu-untuk-pertajam-prediksi-badai
ilmuwan makin lirik hiu untuk pertajam prediksi badai

Jakarta – Ilmuwan dari University of Delaware memanfaatkan kawanan hiu sebagai pengamat samudra untuk meningkatkan akurasi prediksi badai di pesisir timur Amerika Serikat.

Peneliti memasang sensor elektronik bernama CTD tags pada sirip punggung hiu guna memantau kondisi laut secara waktu nyata.

Perangkat tersebut merekam konduktivitas listrik untuk mengukur tingkat salinitas, suhu, dan kedalaman laut saat hiu menyelam.

Data dari sensor akan terkirim otomatis ke satelit setiap kali hiu berenang menyentuh permukaan air.

Ketua tim peneliti, Aaron Carlisle, menyatakan hiu merupakan kandidat ideal karena populasinya melimpah dan aksesibilitasnya lebih mudah dibandingkan mamalia laut yang dilindungi.

Fokus utama riset ini adalah mengukur suhu pada lapisan atas samudra yang menjadi penentu utama intensitas badai.

Carlisle menjelaskan, semakin hangat lapisan campuran tersebut, semakin besar pula energi yang tersimpan untuk memperkuat badai.

Beberapa spesies yang terlibat dalam proyek ini meliputi hiu mako sirip pendek, hiu biru, hiu martil halus, hingga hiu putih besar muda.

Pemasangan sensor dilakukan setiap awal Mei saat hiu bermigrasi mendekati pesisir.

Carlisle memastikan proses pemasangan alat berlangsung cepat, kurang dari lima menit, demi menjaga kenyamanan satwa tersebut.

Perangkat ini juga dirancang agar dapat lepas dengan sendirinya setelah jangka waktu tertentu.

Peneliti Caroline Wiernicki mengibaratkan hiu-hiu tersebut sebagai pegawai kantor yang rutin mengirimkan laporan suhu harian.

Data yang terkumpul diharapkan mampu mempertajam prediksi cuaca guna meningkatkan ketahanan masyarakat pesisir dari North Carolina hingga Massachusetts dalam menghadapi ancaman badai ekstrem.