Ecozone

Tanggapan Purbaya Yudhi Sadewa Terkait Isu Calon Gubernur BI

19
×

Tanggapan Purbaya Yudhi Sadewa Terkait Isu Calon Gubernur BI

Sebarkan artikel ini
Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terkait isu bursa calon gubernur Bank Indonesia.
Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi rumor mengenai keterlibatan dirinya dalam bursa calon gubernur Bank Indonesia.

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons terhadap spekulasi mengenai keterlibatan dirinya dalam bursa calon gubernur Bank Indonesia (BI) menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo pada Rabu (29/7/2026).

Dilansir dari MSN, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa rumor mengenai keterlibatan dirinya dalam berbagai posisi strategis pemerintahan merupakan hal yang kerap terjadi.

“Saya mah isu abadi, masuk sana sini, enggak pernah jadi,” kata Purbaya Yudhi Sadewa.

Ia menegaskan akan mematuhi segala keputusan dan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto jika nantinya diminta untuk mengemban tanggung jawab tersebut.

“Kita ikutin perintah Bapak Presiden, tapi belum ada perintah dari presiden,” kata Purbaya Yudhi Sadewa.

Mengenai daftar nama kandidat yang tengah dipertimbangkan oleh pemerintah, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui rincian proses pemilihan tersebut secara mendalam.

“Belum tahu saya,” kata Purbaya Yudhi Sadewa saat merespons pertanyaan mengenai apakah sudah ada nama calon yang mengerucut.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah resmi menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan gubernur Bank Indonesia.

Pemerintah kemudian menunjuk Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti sebagai pelaksana tugas (plt) gubernur Bank Indonesia hingga pejabat definitif terpilih sesuai mekanisme undang-undang.

Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) telah mengambil langkah antisipasi guna memitigasi dampak pengunduran diri tersebut terhadap stabilitas pasar keuangan.

Ia menekankan bahwa fokus utama otoritas saat ini adalah menjaga kepercayaan investor dengan memberikan kepastian mengenai arah kebijakan ekonomi nasional.

“Yang penting kita tunjukkan ke pasar bahwa kebijakan kita tetap solid, pro-growth, pro-stabilitas, serta market-friendly,” kata Purbaya Yudhi Sadewa.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa setelah menghadiri rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang berlangsung di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Kementerian Keuangan saat ini terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan transisi kepemimpinan di Bank Indonesia berjalan dengan lancar tanpa mengganggu indikator ekonomi makro.

Stabilitas sektor keuangan menjadi prioritas utama pemerintah di tengah dinamika global yang menuntut konsistensi kebijakan moneter dan fiskal di dalam negeri.

Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pihak istana mengenai sosok yang akan diajukan menjadi gubernur definitif Bank Indonesia menggantikan Perry Warjiyo.

Pemerintah berkomitmen untuk mengikuti seluruh prosedur hukum dan tata kelola yang berlaku dalam proses penunjukan pimpinan baru di institusi bank sentral tersebut.