News

Nanik Mundur, Sudaryono Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN

59
×

Nanik Mundur, Sudaryono Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional di Istana Negara
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional di Istana Negara.

Jakarta – Sudaryono resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara pada Kamis (23/7/2026), menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Dilansir dari akun Facebook pribadi Nanik Sudaryati Deyang, pengunduran diri tersebut dilakukan agar ia dapat menjalani pengobatan jantung di luar negeri setelah mendapatkan izin serta arahan dari presiden untuk tetap memberikan pengawasan terhadap lembaga tersebut.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa penunjukan Sudaryono dilakukan segera guna memastikan operasional BGN tetap berjalan tanpa kekosongan jabatan.

Sebelum menjabat sebagai kepala lembaga, Sudaryono melepaskan posisinya sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Setibanya di kantor BGN, Sudaryono menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keterlibatan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun kepemilikan dapur penyedia makanan.

Ia menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif dari rakyat untuk rakyat yang bertujuan menggerakkan perekonomian di tingkat pedesaan melalui alokasi anggaran APBN.

Dalam rapat perdana bersama jajaran staf, Sudaryono mengakui adanya masalah tata kelola, termasuk indikasi penyelewengan dan ketidaktransparanan di internal lembaga.

“Bahwa ada penyelewengan, ada pelanggaran hukum bahkan, dan juga ada hal-hal yang lain, ketidaktransparanan yang selama ini ada,” kata Sudaryono.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk menghadapi persoalan tersebut secara langsung dan tidak menghindar dari tanggung jawab penyelesaian masalah.

Terkait dugaan pelanggaran hukum, Sudaryono menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

Ia mengajak media serta masyarakat untuk berperan aktif sebagai pengawas eksternal dalam pelaksanaan program MBG demi memastikan akuntabilitas.

Setiap laporan mengenai dugaan penyimpangan di lapangan akan segera ditindaklanjuti dengan investigasi mendalam oleh pihak BGN.

Sudaryono meminta agar pemberitaan mengenai program MBG tetap berpijak pada fakta objektif dan menghindari penyebaran hoaks atau misinformasi.

“Jangan sampai kemudian ada hoaks, ada fitnah, ada misinterpretasi, atau mungkin barangkali sabotase,” ujar Sudaryono.

Ia menegaskan bahwa kritik yang bersifat membangun tetap diperlukan, namun menolak tuntutan pihak tertentu yang menyerukan pembubaran lembaga.

Sudaryono memberikan peringatan keras kepada pihak mana pun yang mencoba mencatut namanya atau mengaku sebagai kerabat untuk mendapatkan keuntungan proyek di BGN.

“Silakan laporkan saja ke pihak berwajib,” kata Sudaryono.

Ia memastikan tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada siapa pun yang mencoba melakukan penekanan terhadap internal lembaganya demi kepentingan pribadi.

Langkah pembenahan ini dilakukan sebagai komitmen untuk menjalankan program prioritas pemerintah secara transparan dan akuntabel bagi masyarakat luas.Nanik Mundur, Sudaryono Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN