BeritaEkonomi

Indonesia dan Iran Perkuat Kerja Sama Vokasi dan Inklusi Disabilitas

19
×

Indonesia dan Iran Perkuat Kerja Sama Vokasi dan Inklusi Disabilitas

Sebarkan artikel ini

Hyderabad, India – Indonesia dan Iran resmi menyepakati kerja sama strategis di bidang ketenagakerjaan yang mencakup penguatan pelatihan vokasi, sistem jaminan sosial, hingga perluasan akses kerja bagi penyandang disabilitas.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral antara Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, dengan Menteri Koperasi, Ketenagakerjaan, dan Kesejahteraan Sosial Iran, Ahmad Meydari.

Pertemuan berlangsung di sela-sela agenda BRICS Labour and Employment Ministers’ Meeting di Hyderabad, India, Rabu (15/7/2026).

Menteri Yassierli mengungkapkan, kedua negara memiliki peluang besar dalam pertukaran praktik terbaik pengelolaan isu ketenagakerjaan.

“Kami meyakini terdapat potensi besar bagi Indonesia dan Iran untuk memperluas kolaborasi melalui pertukaran pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kedua negara,” ujar Yassierli.

Diskusi kedua delegasi difokuskan pada penciptaan ekosistem dunia kerja yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.

Kedua belah pihak turut bertukar pandangan mengenai kebijakan pengembangan keterampilan serta penyediaan kesempatan kerja yang setara.

Terkait peningkatan mutu tenaga kerja, Indonesia dan Iran sepakat mengintensifkan agenda studi banding dan pertukaran pengetahuan.

Langkah ini diharapkan mampu membentuk profil tenaga kerja yang lebih kompeten dalam menghadapi tantangan pasar global.

Pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya penguatan sistem jaminan sosial demi menjamin kesejahteraan pekerja di masing-masing negara.

Indonesia mendorong pertukaran kebijakan mengenai perluasan cakupan perlindungan sosial bagi seluruh segmen tenaga kerja.

Yassierli menegaskan kesiapan Indonesia berbagi wawasan terkait reformasi kebijakan, tata kelola pasar kerja, serta pengembangan sumber daya manusia.

Ia berharap kementerian dari kedua negara segera menindaklanjuti kesepakatan ini melalui dialog antarpakar dan program peningkatan kapasitas teknis.

Kemitraan ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Iran di masa depan.