Sachsenring – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, bersiap menuntaskan misi sapu bersih kemenangan pada balapan utama MotoGP Jerman 2026 yang akan berlangsung pada Minggu (12/7/2026) di Sirkuit Sachsenring.
Dilansir dari Tribunnews.com, keberhasilan mengamankan pole position dan kemenangan pada sprint race menempatkan pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut dalam posisi ideal untuk mengulang pencapaian sempurna musim 2025.
Kemenangan pada balapan utama akan memastikan Marquez kembali mencatatkan dominasi penuh dengan memborong pole position, kemenangan sprint race, serta kemenangan balapan utama selama dua musim berturut-turut di lintasan tersebut.
Performa dominan yang ditunjukkan pada sesi sprint race, di mana ia memimpin rombongan Ducati finis satu-dua-tiga, menjadi modal utama bagi sang pembalap untuk kembali menguasai podium tertinggi.
Hasil positif tersebut sekaligus memperkecil defisit poin Marquez di klasemen kejuaraan dunia menjadi 32 angka, sehingga kemenangan malam nanti akan semakin memangkas jarak poin secara signifikan.
Optimisme tinggi menyelimuti kubu Ducati karena mereka dinilai sebagai tim yang paling kompetitif sepanjang rangkaian sesi di Jerman.
“Tidak, besok adalah harinya Ducati,” kata Marquez.
“Memang harus menjadi harinya Ducati,” ujar Marquez lagi.
“Jadi, mari kita lihat apakah kami bisa menutup akhir pekan ini dengan cara yang baik,” tutur Marquez.
Kondisi kompetitif ini dinilai berbeda dengan seri sebelumnya di Assen, di mana pabrikan Aprilia tampil lebih menonjol dibandingkan tim-tim lainnya.
Selain target kemenangan, Marquez juga berupaya membukukan catatan sejarah di Sachsenring dengan mengejar kemenangan ke-13 di seluruh kelas balap yang pernah ia ikuti.
Total 12 kemenangan telah dikumpulkan Marquez di sirkuit ini, yang terdiri dari raihan di kelas 125cc, Moto2, serta sembilan kemenangan di kelas premier MotoGP.
Jika berhasil menang, Marquez akan menyamai rekor 13 kemenangan milik legenda balap Giacomo Agostini di Sachsenring.
Pencapaian tersebut akan semakin mengukuhkan status Marquez sebagai pembalap paling sukses di lintasan sepanjang 3,67 kilometer tersebut.
Balapan utama ini menjadi penentu bagi Marquez untuk membuktikan konsistensi performanya di tengah sengitnya persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini.
Seluruh pihak kini menantikan apakah dominasi Ducati dan Marquez dapat bertahan hingga garis finis untuk menyempurnakan misi back to back mereka.







