Miami – Timnas Inggris berhasil menembus babak semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 di Stadion Hard Rock, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (12/7/2026).
Dilansir dari Tribunnews, kemenangan dramatis tersebut diraih melalui babak perpanjangan waktu yang sekaligus mengakhiri catatan buruk skuad The Three Lions di fase perempat final.
Gelandang Jude Bellingham menjadi penentu kemenangan setelah mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-45+2 dan menit ke-93.
Satu-satunya gol bagi Norwegia dalam laga tersebut dicatatkan oleh Andreas Schjelderup pada menit ke-36.
Keberhasilan ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Inggris yang selama ini kerap kesulitan melewati fase delapan besar turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Sebelum edisi kali ini, Inggris tercatat hanya mampu menembus babak semifinal sebanyak tiga kali dari sepuluh penampilan di perempat final.
Momen keberhasilan pertama terjadi pada Piala Dunia 1966 saat menundukkan Argentina dengan skor 1-0.
Inggris kemudian mengulangi prestasi tersebut pada Piala Dunia 1990 setelah mengalahkan Kamerun dengan skor 3-2.
Kesuksesan ketiga diraih pada Piala Dunia 2018 melalui kemenangan 2-0 atas Swedia.
Di sisi lain, catatan sejarah menunjukkan bahwa Inggris telah menelan tujuh kekalahan di babak perempat final pada edisi 1954, 1962, 1970, 1986, 2002, 2006, dan 2022.
Meski telah memastikan tiket ke babak empat besar, pengamat menilai lini pertahanan Inggris masih menyisakan celah yang perlu segera dibenahi.
Presiden Pena Real Madrid de Indonesia, Syahrul Fauzi, menyoroti kerentanan sektor belakang yang kerap kebobolan dalam pertandingan krusial.
“Pertahanan atau defender dari Inggris juga perlu dikhawatirkan,” kata Syahrul Fauzi.
“Memasuki fase-fase penting seperti ini fokus menjadi kunci karena Inggris beberapa kali kebobolan dalam pertandingan krusial, meskipun mereka akhirnya mampu melakukan comeback,” ujar Syahrul Fauzi.
“Jadi yang perlu diwaspadai justru adalah lini belakang mereka sendiri,” kata Syahrul Fauzi.
Evaluasi teknis tersebut menjadi catatan penting bagi tim asuhan pelatih Inggris dalam mempersiapkan diri menghadapi pertandingan semifinal mendatang.
Kemenangan atas Norwegia ini pun menjadi bukti bahwa mentalitas skuad The Three Lions telah berkembang pesat dalam menghadapi tekanan turnamen besar.
Seluruh pendukung Inggris kini menantikan performa tim kesayangan mereka dalam upaya meraih gelar juara dunia kedua setelah kesuksesan tahun 1966.







