Berita

Rival Veda Bergerak Cepat Amankan Kursi Moto3 Usai Dipantau Yamaha

11
×

Rival Veda Bergerak Cepat Amankan Kursi Moto3 Usai Dipantau Yamaha

Sebarkan artikel ini
57285a271097529ec81317213fd80112.jpg
57285a271097529ec81317213fd80112.jpg

Jakarta, Fenesia.com – Persaingan ketat di ajang balap Moto3 saat ini menjadi gerbang utama bagi para talenta muda untuk mengamankan kursi di kelas Moto2, sebelum akhirnya menembus kompetisi bergengsi MotoGP.

Promosi ke kelas menengah dianggap sebagai langkah krusial bagi pembalap yang ingin menarik perhatian tim-tim pabrikan kelas utama.

Maximo Quiles kini menjadi kandidat terkuat yang diprediksi segera naik kelas setelah menunjukkan performa dominan sepanjang satu setengah musim terakhir.

Quiles saat ini memuncaki klasemen sementara Moto3 dengan keunggulan telak 189 poin dari para pesaingnya.

Catatan impresif tersebut diraih berkat raihan enam kemenangan dan tiga podium lainnya dari total sepuluh seri yang telah dijalani.

Di sisi lain, nama Alvaro Carpe dari tim Red Bull KTM juga mulai mencuat ke permukaan sebagai salah satu pembalap yang paling banyak dibicarakan.

Carpe dilaporkan tengah dipantau secara ketat oleh tim Pramac BLU CRU Yamaha untuk proyek masa depan mereka.

Pramac saat ini menjadi destinasi favorit banyak pembalap karena status kemitraannya dengan Yamaha sebagai tim pengembangan di kelas menengah.

Kejelasan jenjang karier yang ditawarkan Pramac, setara dengan tim-tim besar seperti KTM Ajo, Honda Team Asia, dan Gresini, menjadi daya tarik utama.

Tim milik Paolo Campinoti tersebut sebelumnya telah memperpanjang kontrak Izan Guevara yang tampil konsisten di posisi kedua klasemen.

Guevara santer dikabarkan akan segera dipromosikan ke kelas MotoGP untuk mengisi kursi tim satelit Pramac Yamaha pada musim depan.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi pembalap lain untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan di kelas Moto2.

Pramac mulai mempertimbangkan nama-nama potensial seperti Ivan Ortola dari QJ Motor – MSI dan Alberto Ferrandez sebagai suksesor.

Ortola sendiri baru saja menunjukkan kualitasnya dengan memenangkan balapan di GP Ceko.

Namun, proses negosiasi diprediksi akan berjalan cukup rumit karena MSI Racing berupaya keras mempertahankan pembalap andalan mereka tersebut.

Selain MSI, sejumlah tim besar seperti Intact GP, Italtrans, Aspar, Momoven, dan Fantic juga dikabarkan berminat merekrut Ortola.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Sky Sports Italia, Pramac kini tengah mengevaluasi Alvaro Carpe dan Guido Pini sebagai opsi alternatif.

Carpe dikenal sebagai salah satu talenta muda berbakat yang memiliki rekam jejak mentereng sebagai kampiun Rookies Cup dan JuniorGP.

Meski memiliki potensi besar, Carpe belum berhasil meraih kemenangan pertamanya di ajang Moto3 musim ini.

Pembalap asal Murcia tersebut dilaporkan memiliki ambisi besar untuk segera meninggalkan kelas Moto3 pada 2027 mendatang.

“Pembalap Spanyol dari tim Ajo ini memprioritaskan pindah ke Moto2, meskipun telah menerima beberapa tawaran dari tim Moto3,” demikian laporan Sky Sports Italia.

Rencana cadangan Carpe adalah mencari tempat di tim papan atas lainnya jika peluang promosi bersama tim saat ini tidak terwujud.

“Jika kesempatan untuk naik kelas bersama timnya saat ini tidak terwujud, rencananya adalah bergabung dengan tim papan atas,” lanjut laporan tersebut.

Langkah strategis Pramac dipastikan akan berfokus pada penilaian performa Carpe dan Ferrandez dalam beberapa seri ke depan.

Tim juga membuka peluang kecil bagi Guido Pini untuk bergabung ke dalam program pengembangan mereka.