Berita

Anthropic Buka Program Beasiswa AI Berkompensasi Rp1,5 Miliar per Tahun

16
×

Anthropic Buka Program Beasiswa AI Berkompensasi Rp1,5 Miliar per Tahun

Sebarkan artikel ini
anthropic-luncurkan-program-beasiswa-ai,-peserta-dapat-gaji-rp1,5-m
anthropic luncurkan program beasiswa ai, peserta dapat gaji rp1,5 m

Jakarta – Perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI), Anthropic, resmi memperkenalkan program beasiswa bernama Claude Corps. Inisiatif ini menawarkan kompensasi sebesar US$85 ribu atau sekitar Rp1,5 miliar per tahun bagi 1.000 peserta yang terpilih.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk membantu berbagai organisasi nirlaba dalam mengadopsi teknologi AI. Anthropic telah menyiapkan dana awal mencapai US$150 juta untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Sebanyak 100 peserta dari angkatan pertama dijadwalkan akan mulai bertugas pada Oktober 2026. Pihak penyelenggara membuka periode pendaftaran program ini hingga 17 Juli 2026.

Nantinya, para peserta akan ditempatkan pada organisasi nirlaba selama satu tahun masa tugas. Mereka bertugas membantu lembaga-lembaga tersebut dalam mengidentifikasi peluang otomasi sekaligus meningkatkan efisiensi alur kerja melalui penggunaan produk AI Claude. Setidaknya, terdapat 400 organisasi nirlaba yang akan menjadi lokasi penempatan peserta.

Syarat pendaftaran program ini tergolong cukup terbuka. Pelamar hanya perlu memenuhi kriteria usia minimal 18 tahun dengan pengalaman kerja kurang dari dua tahun. Tidak ada batasan mengenai latar belakang pendidikan formal maupun keahlian teknis khusus seperti ilmu komputer atau prompt engineering.

Dalam skema operasionalnya, Anthropic tidak bertindak sebagai pemberi kerja langsung. Organisasi nirlaba yang berbasis di Amerika Serikat, CodePath, memegang peran sebagai employer of record atau pihak yang bertanggung jawab secara hukum atas status kepegawaian. Sementara itu, Social Finance ditunjuk untuk melakukan pengukuran dan evaluasi terhadap jalannya program.

Mengenai peluang bagi warga negara Indonesia untuk berpartisipasi, kemungkinan besar hal tersebut tidak dapat dilakukan. Penempatan peserta dilakukan di berbagai organisasi nirlaba yang tersebar di seluruh Amerika Serikat, sejalan dengan operasional CodePath yang hanya mencakup wilayah tersebut.

Hingga saat ini, pihak Anthropic belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan keterlibatan pelamar dari luar Amerika Serikat.

Peluncuran Claude Corps dibarengi dengan publikasi esai dari CEO Anthropic, Dario Amodei. Dalam tulisannya, Amodei menyebut bahwa pergeseran lapangan kerja akibat perkembangan teknologi AI merupakan hal yang sulit dihindari.

Ia kemudian menyerukan penerapan kebijakan universal basic income sebagai solusi atas tantangan tersebut.

Menurutnya, kebijakan itu dapat didanai melalui pengenaan pajak terhadap perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor AI.