BeritaPemerintahan

Pramono Anung Percepat Integrasi Transportasi Demi Tingkatkan Kenyamanan Warga Jakarta

12
×

Pramono Anung Percepat Integrasi Transportasi Demi Tingkatkan Kenyamanan Warga Jakarta

Sebarkan artikel ini
pramono-ingin-buat-hidup-warga-jakarta-lebih-nyaman
pramono ingin buat hidup warga jakarta lebih nyaman

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memprioritaskan kenyamanan warga sebagai fokus utama dalam menjalankan roda pemerintahan ibu kota. Menurutnya, kenyamanan merupakan kunci krusial bagi kehidupan masyarakat di Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat melakukan peninjauan di kawasan Bundaran HI pada Sabtu (27/6/2026) malam. Ia menekankan bahwa jika harus merangkum fokus kerjanya dalam satu kata, maka kenyamanan adalah jawabannya.

Upaya menciptakan kenyamanan tersebut diwujudkan Pemprov DKI Jakarta melalui penguatan konektivitas dan integrasi transportasi umum. Salah satu langkah konkret yang dipersiapkan adalah peresmian LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026.

Pembangunan jaringan transportasi berbasis rel ini akan berlanjut setelah fase tersebut rampung. Pemerintah berencana meneruskan jalur LRT dari Manggarai menuju Dukuh Atas.

Pramono menjelaskan, proyeksi rute dari Manggarai hingga Dukuh Atas akan segera dilaksanakan.

Selain moda berbasis rel, Pemprov DKI Jakarta juga telah memulai pembangunan fasilitas pejalan kaki atau pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas yang dikenal sebagai “jembatan donat” pada Ahad (21/6/2026). Proyek yang ditargetkan selesai pada 2028 ini dirancang untuk menghubungkan enam moda transportasi umum di area tersebut.

Di kawasan Bundaran HI, pemerintah sedang mengerjakan pembangunan terowongan bawah tanah yang mengintegrasikan Stasiun MRT Bundaran HI dengan sejumlah gedung, yakni Pullman, Grand Hyatt, Kempinski, dan Mandarin. Proyek ini ditargetkan rampung pada tahun depan.

Pramono mengungkapkan, meski direncanakan selesai awal tahun depan, proyek tersebut diproyeksikan menjadi kado bagi perayaan ulang tahun Jakarta lima abad.

Peningkatan konektivitas ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta memastikan warga Jakarta hidup dengan lebih mudah, nyaman, dan saling terhubung. Di samping transportasi, Pemprov DKI Jakarta juga mengejar perluasan layanan air bersih melalui PAM Jaya dengan target cakupan seluruh warga ibu kota pada 2029.

Pembenahan sarana publik turut menjadi perhatian, termasuk penataan kawasan Taman Semanggi yang dilakukan dalam dua tahap.

Pramono menambahkan, perubahan warna pada Taman Semanggi akan segera terlihat dalam beberapa minggu ke depan. Ia menetapkan target penyelesaian dua sisi taman pada akhir tahun ini, sementara dua sisi sisanya ditargetkan rampung sebagai kado pada 22 Juni mendatang.