BeritaPeristiwa

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Caddy Golf karena Cemburu di Tangerang

25
×

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Caddy Golf karena Cemburu di Tangerang

Sebarkan artikel ini
polisi-ungkap-motif-penganiayaan-caddy-golf-di-tangerang
polisi ungkap motif penganiayaan caddy golf di tangerang

Tangerang – Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota resmi menetapkan pria berinisial FP (38) sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang caddy golf. Insiden kekerasan itu terjadi di kawasan Modern Golf, Tangerang, Banten, pada Selasa (23/6) sekitar pukul 19.51 WIB.

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heriestiawan, mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap tersangka dilakukan di tempat persembunyiannya di Bandar Lampung pada Jumat (26/6). Setelah menjalani gelar perkara, penyidik memutuskan untuk menahan FP guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Iwan menjelaskan, motif di balik tindakan penganiayaan tersebut dipicu oleh rasa cemburu dari pihak korban.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan dipicu persoalan kecemburuan,” ujar Iwan, Jumat (26/6).

Menurut penuturan Iwan, perselisihan bermula ketika pelaku meminta seorang petugas marshal berinisial VD untuk membelikan minuman. Saat berinteraksi, pelaku sempat melontarkan kalimat ‘terima kasih adikku sayang’ kepada petugas tersebut.

Ucapan tersebut rupanya didengar oleh korban yang berada di lokasi. Korban diketahui merupakan caddy yang sering melayani pelaku saat bermain golf, sehingga situasi tersebut memicu emosinya.

“Korban kemudian tersulut emosi hingga terjadi adu mulut yang berujung pada aksi penganiayaan itu,” kata Iwan.

Saat ini, tersangka FP masih menjalani serangkaian proses penyidikan di Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota. Pihak kepolisian tengah melengkapi berkas perkara sebelum nantinya dilimpahkan ke tahap berikutnya sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Kasus penganiayaan ini sempat menyita perhatian publik setelah rekaman video insiden tersebut beredar luas di media sosial. Dalam tayangan tersebut, terlihat jelas aksi cekcok antara korban dan pelaku yang terjadi di dalam mobil golf.

Tersangka FP yang diduga tidak kuasa menahan emosi kemudian menarik korban dan melakukan tindak kekerasan terhadapnya.