Berita

SDN 04 Terandam Padang Imbau Ayah Ambil Rapor Anak Secara Langsung

15
×

SDN 04 Terandam Padang Imbau Ayah Ambil Rapor Anak Secara Langsung

Sebarkan artikel ini
perkuat-peran-ayah,-sdn-04-terandam-wajibkan-wali-murid-ambil-rapor
perkuat peran ayah, sdn 04 terandam wajibkan wali murid ambil rapor

Padang – SD Negeri 04 Terandam, Kota Padang, menggelar pembagian rapor siswa dengan cara berbeda pada Jumat, 19 Juni 2026. Sekolah itu secara khusus mengimbau para ayah untuk datang langsung dan mengambil rapor anak mereka di sekolah.

Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia. Kebijakan itu juga menjadi tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 yang diperkuat oleh Surat Edaran Wali Kota Padang.

Kepala SD Negeri 04 Terandam, Erizefni, mengatakan kebijakan ini diambil untuk mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Selama ini, proses pendidikan di sekolah kerap lebih banyak diwakili oleh ibu.

Menurut dia, kehadiran ayah di sekolah memiliki dampak penting bagi psikologis siswa.

“Pada hari ini kami melaksanakan pembagian rapor dengan harapan yang datang mengambil rapor adalah ayah. Ini sesuai dengan edaran pemerintah yang juga diperkuat oleh edaran Wali Kota Padang,” ujar Erizefni.

Ia menambahkan, kehadiran ayah di sekolah diharapkan dapat memperkuat kedekatan emosional sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri anak.

“Anak akan merasa memiliki figur ayah yang mendukung pendidikannya. Selain itu, terjalin kolaborasi yang lebih baik antara ayah, wali kelas, dan pihak sekolah sehingga diharapkan pendidikan di Kota Padang semakin maju dengan meningkatnya keterlibatan para ayah,” tambahnya.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari para wali murid. Metroponi, salah satu orang tua siswa, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif sekolah itu.

Ia menilai, meluangkan waktu di tengah kesibukan pekerjaan merupakan investasi berharga bagi tumbuh kembang anak.

“Alhamdulillah, dengan program ini jalinan antara ayah dan anak menjadi lebih erat serta membuat rasa percaya diri anak semakin bertambah. Semoga ke depan program seperti ini terus berlanjut,” ungkap Metroponi.

Ia juga mengajak para ayah lain untuk tetap memprioritaskan kehadiran dalam momen penting pendidikan anak.

“Sesibuk apa pun seorang ayah, untuk buah hati kita sebaiknya tetap menyempatkan hadir. Tidak membutuhkan waktu lama, tetapi dari kegiatan seperti ini kita juga bisa mengetahui perkembangan anak selama belajar di sekolah,” pungkasnya.

Melalui gerakan tersebut, pihak sekolah berharap keterlibatan ayah tidak berhenti pada momentum pembagian rapor saja. Sekolah ingin hal itu berkembang menjadi budaya pengasuhan berkelanjutan demi mendukung kesiapan belajar dan perkembangan mental anak secara optimal.