Berita

BMKG Jelaskan Penyebab Suhu Surabaya Terasa Dingin Akibat Fenomena Bediding

18
×

BMKG Jelaskan Penyebab Suhu Surabaya Terasa Dingin Akibat Fenomena Bediding

Sebarkan artikel ini
fenomena-bediding-landa-surabaya,-suhu-malam-hari-makin-dingin
fenomena bediding landa surabaya, suhu malam hari makin dingin

Surabaya – Warga Kota Surabaya dan sekitarnya belakangan ini merasakan fenomena bediding, yakni suhu udara yang jauh lebih dingin dari biasanya pada malam hingga pagi hari. Kondisi ini terjadi secara kontras dengan cuaca pada siang hari yang terasa sangat terik.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda menyatakan bahwa fenomena tersebut dipicu oleh peralihan wilayah Surabaya yang sedang memasuki periode awal musim kemarau. Periode ini ditandai dengan minimnya tutupan awan di langit.

Prakirawan BMKG Juanda, Restina Wardhani, menjelaskan bahwa ketiadaan awan menyebabkan pelepasan panas Bumi ke atmosfer pada malam hari terjadi tanpa hambatan. Hal inilah yang membuat suhu udara turun secara signifikan.

“Suhu udara terasa dingin terutama di wilayah Surabaya dan sekitarnya dikarenakan telah memasuki musim kemarau,” kata Restina saat dikonfirmasi, Selasa (2/6).

Ia menambahkan,

“Pada malam hari tutupan awan lebih sedikit yang mengakibatkan suhu terasa dingin. Pada siang hari suhu akan terasa panas.”

Berdasarkan data BMKG, suhu terendah di Kota Pahlawan saat fenomena bediding ini berlangsung diperkirakan bisa menyentuh angka 26 derajat Celsius. Kondisi ini diprediksi masih akan bertahan dalam beberapa hari ke depan.

“Diprakirakan Surabaya dan sekitarnya suhu terdingin pada hari ini mencapai 26 derajat celcius. Dalam beberapa hari ke depan di prakirakan fenomena ini masih akan terjadi,” jelasnya.

Menyikapi kondisi tersebut, BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan tubuh. Warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari juga diminta waspada terhadap paparan terik matahari yang menyengat.

“Masyarakat diimbau selalu menggunakan pelindung kulit dan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan dan menghindari paparan matahari langsung,” pungkasnya.