Bandung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat Jawa Barat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode 1 hingga 7 Juni 2026. Sejumlah wilayah diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas lebat yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Alita Nuraeni, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer, terutama adanya gelombang atmosfer Kelvin. Selain itu, suhu permukaan laut di sebagian perairan Indonesia yang relatif hangat turut mendukung pembentukan awan konvektif yang signifikan.
Pada Senin (1/6), potensi hujan dengan skala ringan hingga sedang akan mendominasi sebagian besar wilayah Jawa Barat. Namun, BMKG mengeluarkan peringatan dini khusus untuk wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Cianjur, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Purwakarta, serta Kabupaten Bandung Barat terkait potensi hujan disertai petir pada siang hingga sore hari.
Memasuki Selasa (2/6), cakupan wilayah dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang meluas. Kondisi ini diprediksi menyasar Bekasi, Bogor, Depok, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sukabumi, wilayah Bandung Raya, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, hingga Pangandaran.
Intensitas curah hujan diprakirakan masih bertahan hingga Rabu (3/6) di sejumlah daerah seperti Bogor, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sukabumi, Bandung Raya, Sumedang, dan Garut. Sementara pada Kamis (4/6), potensi hujan lebat diprediksi tetap berlanjut di Kabupaten Bogor, Sukabumi, Kabupaten Bandung, dan Garut.
Sepanjang periode ini, suhu udara di Jawa Barat diperkirakan berkisar antara 18 hingga 34 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 50 hingga 97 persen. Angin diprediksi berhembus dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 hingga 40 kilometer per jam.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang yang menjadi dampak ikutan dari hujan lebat dan angin kencang.







