Ecozone

Kemenpar Percepat Sertifikasi Halal di 1.500 Desa Wisata Indonesia

21
×

Kemenpar Percepat Sertifikasi Halal di 1.500 Desa Wisata Indonesia

Sebarkan artikel ini
ce3d496b560ba1355b3032d81bd4a28d.jpg
ce3d496b560ba1355b3032d81bd4a28d.jpg

Kulon Progo – Kementerian Pariwisata mempercepat transformasi kualitas destinasi wisata di Indonesia melalui akselerasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di 1.500 desa wisata. Langkah ini menjadi strategi utama pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan sekaligus mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.

Hingga akhir Mei 2026, sinergi antara Kementerian Pariwisata dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) telah menerbitkan 31.548 sertifikat halal. Capaian tersebut tersebar di 1.116 desa wisata yang mencakup 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa sertifikasi halal merupakan elemen krusial dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang inklusif, aman, dan nyaman. Menurutnya, hal ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan investasi untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar pariwisata nasional maupun internasional.

Program yang dirintis sejak Juli 2025 ini telah menunjukkan dampak positif yang signifikan. Salah satunya terlihat di Desa Wisata Jatimulyo, Kabupaten Kulon Progo, di mana 123 pelaku usaha telah berhasil mendapatkan sertifikasi bagi 139 produk UMKM per 30 Mei 2026.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai label halal memberikan jaminan kepastian bagi pengunjung terkait standar kualitas produk yang disajikan. Kepercayaan ini diyakini akan menjadi daya tarik utama yang mendongkrak kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Kulon Progo dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kedepannya, pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program ini. Kolaborasi lintas sektor akan terus ditingkatkan agar desa-desa wisata di Indonesia mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas. Kementerian Pariwisata juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pelaku UMKM yang telah proaktif mendukung implementasi sertifikasi halal tersebut.

ac1bf2ebd95c268a882ffc0999eec121.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi 5,25% diperkirakan akan berdampak pada meningkatnya biaya pinjaman di sektor perbankan. Kondisi ini berpotensi mendorong masyarakat mencari alternatif sumber pembiayaan, termasuk melalui layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar). Pengamat sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai…

25f48473e880642c9ccf77caa3ecc9f6.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjelang paruh kedua tahun 2026. Meski berbagai langkah stabilisasi telah ditempuh oleh Bank Indonesia (BI), sejumlah ekonom menilai penguatan rupiah secara berkelanjutan masih menghadapi tantangan besar dari faktor eksternal maupun domestik. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,20% secara harian ke level Rp…