Ecozone

IHSG Ditutup Melemah Saat Pasar Modal Masih Hadapi Volatilitas Tinggi

14
×

IHSG Ditutup Melemah Saat Pasar Modal Masih Hadapi Volatilitas Tinggi

Sebarkan artikel ini
d3819694f5274df3600cf1d35d779182.jpg
d3819694f5274df3600cf1d35d779182.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (29/5/2026), dengan pelemahan tipis sebesar 0,05 persen ke posisi 6.127. Tekanan jual mendominasi pasar dengan catatan 409 saham melemah, sementara 271 saham lainnya ditutup menguat dan 137 saham stagnan.

Total volume transaksi perdagangan tercatat mencapai 47,2 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan menyentuh Rp 50,1 triliun. Frekuensi perdagangan terpantau sebanyak 2,37 juta kali sepanjang hari.

Pergerakan indeks sempat mengalami dinamika yang cukup fluktuatif. Setelah dibuka melemah 18 poin ke level 6.112 pada sesi pagi, IHSG sempat berbalik arah dan menguat 1,43 persen ke level 6.128 pada penutupan sesi pertama, sebelum akhirnya kembali terkoreksi tipis di penutupan hari.

Volatilitas yang terjadi di pasar saham saat ini dipengaruhi oleh agenda rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang akan berlaku efektif pada 1 Juni 2026. Meski demikian, investor dinilai tetap tenang menghadapi transisi tersebut.

Co-founder PasarDana, Hans Kwee, menyatakan bahwa pelaku pasar, khususnya para fund manager, cenderung telah menyesuaikan portofolio investasi mereka jauh sebelum tenggat waktu berakhir. Hal ini terlihat dari minimnya kepanikan di lantai bursa meski beberapa saham yang terdepak dari daftar MSCI mengalami tekanan harga.

Hans menegaskan bahwa penghapusan emiten dari indeks MSCI murni merupakan tindakan teknikal dan tidak merepresentasikan penurunan fundamental perusahaan yang bersangkutan.

Ia optimistis periode pasca-rebalancing MSCI ini berpotensi menjadi titik balik atau bottom bagi pergerakan IHSG. Pasar diprediksi akan kembali bergairah dan bergerak sejalan dengan kinerja fundamental perusahaan di masa mendatang.

ec4bfbfe008f8594c0f994587639a467.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Periode penawaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel seri Sukuk Tabungan 016 (ST016) akan berakhir awal Juni 2026. Jelang berakhirnya penawaran, target penjualan ST016 hampir terpenuhi. Simak cara investasi sukuk ST016 sebelum kehabisan kuota. Masa penawaran sukuk ST016 akan berakhir pada Rabu (3/6/2026). Tingginya minat investor terlihat dari penyerapan kuota nasional yang telah mendekati penuh, terutama untuk…

ac7b8ab60b866e065157181dd6d3e4cb.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Dividen jumbo tersedia di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juni 2026. Yield dividen ini mencapai 7x bunga deposito rupiah di bank umum. Dividen jumbo tersebut berasal dari PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX). Anak usaha dari Saratoga Investama Sedaya yang bergerak di bidang distribusi dan penjualan sepeda motor bermerek Honda akan membagikan dividen tunai dengan total nilai Rp451,89 miliar. Dengan jumlah tersebut, para…

c30cd5b35644cf85c7da4b51e0884238.jpg
Ecozone

Fenesia – NEW YORK. Wall Street turun dari rekor tertinggi di awal perdagangan hari ini karena meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran meredam harapan akan kesepakatan damai yang akan segera terjadi, sementara investor mencerna data inflasi utama. Kamis (28/5/2026) pukul 21.15 WIB, indeks Dow Jones Industrial Average turun 110,97 poin atau 0,22% menjadi 50.533,31, indeks S&P 500 menguat tipis 1,71 poin, atau 0,02% ke…