Showbiz

Maia Estianty Move On, Al El Dul Paling Terdampak Konflik

79
×

Maia Estianty Move On, Al El Dul Paling Terdampak Konflik

Sebarkan artikel ini
konflik-orang-tua-disorot-lagi,-maia-estianty-sebut-anak-anak-yang-paling-pusing
konflik orang tua disorot lagi, maia estianty sebut anak anak yang paling pusing

Jakarta – Konflik lama antara Maia Estianty dan Ahmad Dhani kembali menjadi perhatian publik. Di tengah ramainya sorotan, dampak terbesar justru disebut dirasakan tiga anak mereka, Al, El, dan Dul.

Maia menegaskan kini memilih untuk tidak lagi ikut campur dalam urusan masa lalu. Ia ingin menjaga ketenangan hidupnya dan tak membuka kembali luka lama yang sudah ditinggalkannya.

Ia mengakui situasi tersebut tidak sepenuhnya mudah bagi semua pihak, terutama bagi anak-anak. Maia bahkan menyebut ketiga anaknya kerap berada di posisi paling tertekan saat konflik kembali mencuat ke publik.

“Anak-anak yang pusing kadang-kadang di tengah. Sebenernya kalo pusing bukan gue, anak-anak nih tiga anak ini,” ujar Maia saat berbincang dengan Ivan Gunawan, dikutip dari YouTube C8 Podcast, Sabtu, 2 Mei 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Maia juga mengatakan dirinya sudah tidak lagi mengingat hal-hal terkait mantan suaminya, termasuk kebaikan di masa lalu. Ia menyampaikannya dengan santai saat berbincang bersama Ivan Gunawan.

“Lupa gua udah, udah lupa banget,” ujarnya sambil tertawa.

Menurut Maia, sikap itu bukan bentuk pengabaian, melainkan bagian dari proses move on yang dijalani. Ia percaya, saat seseorang sudah melangkah maju, masa lalu tak perlu lagi dibawa ke kehidupan saat ini.

“Karena gua tuh orangnya kalo udah move forward yang belakang tuh udah kaya bye udah,” katanya.

Ia menambahkan, prinsip tersebut juga berlaku dalam berbagai aspek hidupnya, termasuk dalam hubungan pertemanan.

“Termasuk temen-temen gua yang udah tersortir udah kaya yang yaudah bye gitu kan,” lanjutnya.

Maia pun menegaskan dirinya tidak lagi mencampuri urusan pribadi Ahmad Dhani, termasuk hubungan sang mantan dengan anak-anak mereka.

“Urusan dia sama anak-anak urusan dia bukan urusan gue gitu,” tegasnya.

Meski begitu, situasi menjadi kompleks ketika konflik lama kembali diangkat ke publik. Sorotan media dan komentar warganet disebut kerap memanaskan suasana dan, secara tidak langsung, berdampak pada kondisi emosional anak-anak.