Berita

Arus Balik Lebaran 2026: Pemudik Padati Bakauheni, Kapal Terus Beroperasi

89
×

Arus Balik Lebaran 2026: Pemudik Padati Bakauheni, Kapal Terus Beroperasi

Sebarkan artikel ini
lebaran-h+7,-arus-balik-di-bakauheni-lampung-semakin-padat
lebaran h+7, arus balik di bakauheni lampung semakin padat

Lampung – Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni terpantau padat pada H+7. Pergerakan penumpang dan kendaraan diklaim lebih terkendali.

Ribuan penumpang pejalan kaki dan kendaraan pribadi terus memadati area pelabuhan hingga Minggu (29/4) dini hari.

Aktivitas pemilir yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak terus berdatangan sejak Sabtu (28/3) pukul 23.00 WIB hingga Minggu (29/3) pukul 00.30 WIB.

Personel kepolisian, TNI, dan petugas ASDP sibuk mengatur lalu lintas. Tujuannya, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Sejumlah pemilir mengaku memilih kembali pada malam puncak arus balik gelombang kedua karena akan segera kembali bekerja. Ada juga yang menghindari kepadatan saat siang hari.

Dirut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan puncak arus balik di Pelabuhan Bakauheni terjadi pada Sabtu dan Minggu (H+6 hingga H+7).

“Prediksi kami jumlah kendaraan yang menyeberang mencapai 25.000 hingga 27 ribu kendaraan,” katanya.

Untuk mengatasi lonjakan, disiapkan strategi seperti delay system, skrining tiket, hingga TBB (Tiba-Bongkar-Berangkat).

“Jumlah yang sudah reservasi penumpang dari pukul 00.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB sudah mencapai 18 ribu kendaraan,” ujarnya.

Selama periode H-10 hingga H+7 arus balik Lebaran, tercatat 112 trip kapal telah dioperasikan.

Jumlah penumpang yang dilayani mencapai 111.589 orang, turun 11 persen dibandingkan tahun lalu. Kendaraan yang menyeberang tercatat 26.565 unit atau menurun 7,9 persen.

Menurutnya, penurunan ini bukan karena berkurangnya minat masyarakat, melainkan perubahan pola perjalanan yang lebih tersebar.

Secara akumulatif, total penumpang selama arus mudik dan balik Lebaran mencapai 1.148.252 orang atau naik 2,5 persen dibandingkan tahun lalu. Kendaraan mencapai 275.622 unit atau meningkat 4,6 persen.

Hingga Minggu (29/3) pukul 23.59 WIB, arus balik pada lintasan Sumatera-Jawa pada H+6 Lebaran sebanyak 713.702 orang atau sekitar 79 persen pemudik telah kembali ke Pulau Jawa.

“Sisanya sebanyak 185.162 orang atau sekitar 21 persen, tercatat masih berada di Sumatera,” ungkapnya.

Kendaraan yang sudah kembali mencapai 185.231 unit atau 77 persen, sementara 54.689 unit lainnya atau 23 persen masih belum menyeberang ke Pulau Jawa.

“Untuk mengantisipasi sisa arus balik tersebut, kami memastikan operasional kapal tetap optimal,” terangnya.

ASDP juga mengingatkan terkait kebijakan tarif dan operasional kendaraan besar.

Kebijakan single tarif (satu harga) masih diberlakukan hingga 29 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, disertai stimulus tarif di tujuh lintasan hingga 31 Maret 2026.

“Terhitung mulai Minggu 30 Maret 2026, pembatasan untuk kendaraan angkutan logistik akan resmi dibuka. Kondisi ini, berpotensi menambah kepadatan di jalur penyeberangan,” kata dia.

Diimbau pemudik yang masih berada di Sumatera segera melakukan penyeberangan hari ini (Minggu).

Tujuannya, memanfaatkan tarif tiket satu harga dan menghindari lonjakan kepadatan saat truk logistik mulai beroperasi normal.

“Segera manfaatkan kesempatan hari ini agar perjalanan lebih lancar dan terhindar dari kepadatan,” pungkasnya.