Cikampek – PT Pertamina Patra Niaga menjamin stok BBM dan LPG aman selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026. Masyarakat diimbau tidak panik saat mudik.
Ketersediaan energi telah disiapkan jauh hari sebelumnya.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyatakan Satgas Ramadan dan Idul Fitri aktif sejak 9 Maret hingga 1 April 2026.
Satgas ini bertugas memastikan kelancaran distribusi energi selama periode mudik dan balik.
“Stok BBM maupun LPG kami pastikan aman. Masyarakat tidak perlu panik,” ujar Ega di SPBU Rest Area KM 57A, Cikampek, Jawa Barat, Senin (16/3/2026).
Pertamina memproyeksikan adanya kenaikan konsumsi energi selama musim mudik.
Kenaikan diprediksi untuk bensin sebesar 12 persen, dan LPG sebesar 4-5 persen.
Sementara itu, konsumsi solar diperkirakan turun 14,5 persen akibat pembatasan kendaraan logistik.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina menyiapkan infrastruktur pendukung.
Sebanyak 7.800 SPBU akan tetap beroperasi, ditambah dengan agen LPG dan layanan tambahan.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengatakan tren konsumsi BBM mulai meningkat menjelang puncak mudik.
Penjualan BBM naik 6,1 persen dibandingkan tahun lalu, terutama untuk jenis Pertalite dan Pertamax.
“Walaupun jalanan belum terlalu padat, tren penjualan sudah meningkat,” katanya.
Pertamina juga menyiapkan langkah mitigasi untuk memastikan kelancaran distribusi energi.
Produksi kilang dimaksimalkan hingga 1,1 juta barel per hari.
Pengadaan pasokan dilakukan melalui kontrak jangka panjang.
Pertamina mengakui adanya laporan kesulitan mendapatkan solar di beberapa wilayah, termasuk Sumatra.
Kondisi ini terkait dengan pengawasan distribusi.
“Kalau di pengecer tersedia tetapi di SPBU sulit, berarti pengawasannya yang perlu diperketat,” jelas Eko.
Pengamat energi, Sofyano Zakaria, menilai kesiapan infrastruktur dan stok BBM sangat penting untuk kelancaran mudik.
Ia mengapresiasi langkah yang diambil oleh pemerintah dan Pertamina.
“Dari hasil pemantauan kami, pemerintah dan Pertamina sudah menunjukkan komitmen menyiapkan pasokan BBM yang andal untuk pelayanan Lebaran,” ujarnya.
Distribusi energi selama mudik Lebaran akan terus dipantau melalui Satgas.













