Solok – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meresmikan Inpres Jalan Daerah (IJD) Taratak Gundi–Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Jumat (9/1/2026).
Jalan yang telah rampung ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan ekonomi masyarakat setempat.
Zigo Rolanda menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan jalan ini berkat peran aktif DPR RI dalam mengawal program Inpres Jalan Daerah.
“Program Inpres Jalan Daerah ini bukan hal baru. Prosesnya dibahas melalui Kementerian PUPR dan DPR RI,” kata Zigo.
Kabupaten Solok menerima anggaran Rp8 miliar pada tahap awal.
Tahap kedua mencapai Rp12 miliar, dengan nilai kontrak terealisasi sekitar Rp11 miliar.
“Alhamdulillah, seluruh pekerjaan Inpres jalan ini sudah selesai dan manfaatnya sudah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain jalan, Kabupaten Solok juga mendapatkan program Inpres Irigasi di tujuh lokasi.
Menurut Zigo, seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu.
“Untuk Inpres irigasi, Alhamdulillah tidak ada keterlambatan. Semua berjalan sesuai jadwal,” ucapnya.
Zigo menilai kelancaran pembangunan didukung partisipasi masyarakat Kabupaten Solok.
Selain proyek yang telah selesai, Zigo memaparkan pembangunan jalan Air Dingin senilai Rp220 miliar.
“Pemenang tender sudah ditetapkan pada 16 Desember lalu,” jelasnya.
Pembangunan dua jembatan dengan total anggaran Rp293 miliar juga disebut, yaitu Jembatan Pisau Hilang di Surian yang telah rampung, serta Jembatan Air Dingin.
Zigo juga memperjuangkan anggaran penerangan jalan nasional, khususnya di kawasan pinggir danau.
Kepala BPJN Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, menegaskan program Inpres telah melalui pembahasan lintas kementerian.
Wakil Bupati Solok, H. Chandra, mengapresiasi peran Zigo Rolanda dalam mengawal pembangunan infrastruktur.
“Kami berterima kasih kepada Pak Zigo Rolanda dan jajaran Balai Jalan,” ujarnya.
Kabupaten Solok mendapatkan dua program Inpres Jalan Daerah dengan total anggaran sekitar Rp22 miliar pada tahun 2025.







