Padang – Sumatera Barat tingkatkan standar pelayanan haji. Pemprov Sumbar gandeng Kementerian Haji (Kemenhaj) untuk persiapan musim haji 2026.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, bertemu dengan Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, Senin (8/12/2025), di Istana Gubernur.
Pertemuan ini membahas penguatan koordinasi lintas lembaga, terutama dengan Kemenhaj. Tujuannya, meningkatkan kualitas pelayanan jemaah haji dan umrah.
Mahyeldi menegaskan dukungan penuh Pemprov terhadap konsolidasi Kemenhaj di daerah.
Gubernur menginstruksikan percepatan penetapan istithaah kesehatan sebagai bagian dari persiapan haji 2026.
Koordinasi solid antara Pemda, Kemenhaj, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Otoritas Bandara, dan instansi terkait lainnya dinilai penting agar tahapan berjalan sesuai jadwal.
Diskusi juga menyentuh tata kelola ibadah umrah. Mahyeldi menekankan penyelarasan standar layanan umrah dengan pola layanan haji.
Gubernur mewacanakan pemusatan keberangkatan jemaah umrah melalui Asrama Haji. Ia mengusulkan jemaah menginap sehari sebelum keberangkatan dan dilepas secara resmi oleh Pemda bersama Kemenhaj.
Mahyeldi juga menyinggung potensi pembukaan penerbangan umrah langsung dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), menyusul sinyal kesiapan dari Saudi Arabia Airlines.
M. Rifki menyambut baik dukungan Pemprov Sumbar. Ia menegaskan komitmen membangun sinergi kuat dengan pemerintah daerah demi layanan terbaik bagi jemaah haji dan umrah.
Kemenhaj saat ini tengah menjalankan rekrutmen petugas haji, penyiapan dokumen jemaah, hingga proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).







