Berita

Sri Mulyani Mengajar di Blavatnik School of Government Oxford

166
×

Sri Mulyani Mengajar di Blavatnik School of Government Oxford

Sebarkan artikel ini
703de379f937010ef1171eab6c50b60b.jpg
703de379f937010ef1171eab6c50b60b.jpg

Oxford – Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan RI yang menjabat periode 2016-2025, akan memulai babak baru dalam karier globalnya dengan bergabung sebagai pengajar di Blavatnik School of Government, sebuah sekolah kebijakan publik terkemuka di University of Oxford, Inggris, mulai tahun 2026. Penunjukan ini menandai pengakuan internasional atas kepakaran Sri Mulyani, di mana ia akan berkontribusi dalam program fellowship bergengsi yang dirancang untuk pemimpin dunia.

Perjalanan karier baru Sri Mulyani ini secara resmi diumumkan di laman Blavatnik School of Government. Ia akan mengisi program tersebut sebagai World Leaders Fellow sekaligus dosen tamu selama setahun. Program fellowship ini secara khusus dirancang bagi para pemimpin global yang tengah bertransisi dari memimpin negara mereka menuju fase kepemimpinan publik berikutnya.

Di institusi tersebut, Sri Mulyani akan memiliki kesempatan unik untuk menjadi dosen bagi para pemimpin global, baik yang saat ini menjabat maupun calon pemimpin masa depan. Ia diharapkan mampu berbagi pengalaman dan wawasannya yang luas.

Dalam pernyataan resmi di laman Blavatnik School of Government (BSG) pada Rabu, 10 Desember 2025, Sri Mulyani menyatakan kehormatannya bergabung dengan World Leaders Fellow di Universitas Oxford. Menurutnya, institusi ini menggabungkan berbagai perspektif untuk merefleksikan kebijakan publik dan tantangan tata kelola yang dihadapi di seluruh dunia.

“Saya berharap dapat berkontribusi, berbagi pengalaman sambil terus belajar, dan mendukung generasi berikutnya sebagai pembuat kebijakan agar mereka siap memimpin dengan integritas, kompetensi, dan martabat dalam lingkungan yang semakin kompleks,” ujar Sri Mulyani.

Dekan Pendiri Blavatnik School, Ngaire Woods, menyambut hangat kedatangan Sri Mulyani. Woods memuji pengalaman luas Sri Mulyani dalam kebijakan ekonomi global yang dinilai akan sangat berharga bagi para mahasiswa. “Mahasiswa kami berasal dari lebih dari 60 negara di seluruh dunia untuk mengasah keterampilan mereka dalam pelayanan publik, termasuk jabatan publik, dan saya sangat senang bahwa mereka akan memiliki kesempatan untuk belajar darinya,” kata Ngaire.

Latar belakang Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan pertama yang pernah menjabat di bawah tiga presiden secara berturut-turut menjadi salah satu pertimbangan utama penunjukannya. Pengalamannya yang panjang di kancah domestik maupun internasional menjadi aset berharga.

Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif dan Kepala Operasional di Bank Dunia. Di posisi tersebut, ia bertanggung jawab atas operasional Bank Dunia di seluruh dunia dan bekerja sama erat dengan negara-negara klien untuk mengatasi tantangan pembangunan, mendukung tujuan Bank Dunia dalam mengakhiri kemiskinan dan mempromosikan kemakmuran.

Hingga artikel ini ditulis, belum ada respons dari Sri Mulyani terkait konfirmasi langsung mengenai karier dan jabatan barunya di Oxford.