Berita

Riset Jadi Fondasi, Polri Reformasi Pelayanan Publik di Bogor

92
×

Riset Jadi Fondasi, Polri Reformasi Pelayanan Publik di Bogor

Sebarkan artikel ini
wakapolri:-puslitbang-harus-urip-dan-motor-reformasi-polri-berbasis-riset
wakapolri: puslitbang harus urip dan motor reformasi polri berbasis riset

Bogor – Reformasi Polri harus berlandaskan riset yang valid dan teruji secara keilmuan, bukan hanya persepsi publik. Hal ini ditegaskan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo saat mengunjungi Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (12/11/2025).

Dedi mengatakan, Puslitbang Polri harus menjadi motor penggerak perubahan di tubuh Polri.

“Kita ingin perbaikan Polri tidak hanya berdasarkan persepsi atau tekanan publik, tetapi melalui riset yang valid dan teruji secara keilmuan,” tegas Dedi.

Menurutnya, riset menjadi fondasi perubahan yang hakiki.

“Tanpa data dan ilmu pengetahuan, reformasi hanya akan menjadi slogan,” imbuhnya.

Dedi menambahkan, Puslitbang Polri harus menjadi laboratorium kebijakan dan kompas arah perubahan Polri.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polri mempercepat transformasi organisasi pasca pembentukan Komisi Reformasi Polri.

Dedi menekankan, reformasi sejati lahir dari data dan fakta lapangan, bukan hanya dari diskusi di meja rapat.

Usai memberikan arahan di Puslitbang, Dedi langsung melakukan uji petik pelayanan publik di Polsek Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Langkah ini membuktikan bahwa reformasi Polri bergerak dari konsep menuju praktik nyata di tingkat pelayanan dasar.

“Kita jadi tahu bagaimana alur pelayanan publik di tingkat dasar berjalan,” jelas Dedi.

Ia menambahkan, masalah tidak hanya terletak pada personel, tetapi juga pada alur pelayanan, penganggaran, dan pembagian tugas.

Ke depan, Puslitbang Polri diharapkan menjadi lembaga yang mengawal reformasi Polri secara berkelanjutan.