Berita

PBNU Tegaskan Tak Terlibat Pelaporan Pandji Pragiwaksono Terkait Dugaan Ujaran Kebencian

98
×

PBNU Tegaskan Tak Terlibat Pelaporan Pandji Pragiwaksono Terkait Dugaan Ujaran Kebencian

Sebarkan artikel ini
a3afbb743ab87f2e75df88d71a50c987.jpg
a3afbb743ab87f2e75df88d71a50c987.jpg

Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan tidak terlibat dalam pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya terkait materi stand-up comedy-nya. PBNU menyayangkan pelaporan tersebut dan menilai humor tetap penting di tengah masyarakat.

Ketua PBNU, Ulil Abshar Abdalla, menjelaskan bahwa kelompok yang mengatasnamakan “Angkatan Muda NU” yang melaporkan Pandji bukanlah bagian dari struktur organisasi NU.

“Sejak dulu, kan, banyak orang bikin ini itu atas nama NU,” kata Gus Ulil dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026). Ia menambahkan, karakter NU yang terbuka memungkinkan siapa saja membentuk lembaga mengatasnamakan NU.

Menurut Ulil, lembaga semacam itu kerap spontan dan sementara. “Ada yang mau demo untuk isu tertentu, bikin gerakan atas nama NU,” ujarnya.

PBNU menyayangkan pelaporan komika yang menghibur banyak orang ke polisi. “Kita butuh banyak tertawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat. Humor adalah kunci,” tegas Ulil.

Sebelumnya, Pandji dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan penistaan agama oleh Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Polisi kini tengah mendalami laporan tersebut.

Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menilai materi stand-up Pandji mencemarkan nama baik organisasi Islam. Ia menuding Pandji merendahkan dan memfitnah NU dan Muhammadiyah.

Rizki menuding Pandji secara sepihak menganggap NU dan Muhammadiyah terlibat politik praktis dan mendapatkan imbalan dalam bentuk tambang karena dukungan suara dalam pemilu. Ia berharap polisi segera menindaklanjuti laporannya.