FENESIA – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia dipenuhi dengan berbagai budaya dan pengaruh yang tersebar di wilayah seluas 1.904.569 kilometer persegi (735.358 mil persegi). Hal ini menjadikannya tantangan besar untuk mencoba merangkum cita rasa negara ini hanya dalam beberapa paragraf.
“Budaya makanan Indonesia didasarkan pada masakan daerah di 17.500 pulau, 38 provinsi, dan 700 dialek,” kata penulis buku masak Indonesia William Wongso.
“Cita rasa Indonesia sangat beragam. Dari Aceh (provinsi paling barat Indonesia) ke Sumatera Barat (juga provinsi paling barat) hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam penerbangan, namun profil makanan dan rasanya sangat berbeda.”
Misalnya saja, para juru masak di Kepulauan Maluku, yang dulu dijuluki “Kepulauan Rempah”, lebih suka menggunakan rempah-rempah segar seperti cengkeh, pala, dan kayu manis. Aceh, sebaliknya, sering kali menggunakan rempah-rempah kering karena pengaruh India, Arab, dan Tiongkok.
Masakan Padang (atau Minangkabau) di Sumatera Barat banyak menggunakan santan, cabai, bawang merah dan beberapa bumbu kari, serta jahe dan lengkuas dengan bumbu aromatik seperti daun kunyit, daun jeruk purut, dan serai.
Orang Jawa ahli dalam menggunakan tiga warna pasta rempah – merah (terbuat dari cabai, bawang merah dan bawang putih), putih (kemiri, bawang merah dan bawang putih) dan kuning (kemiri, bawang merah, bawang putih dan kunyit).
“Profil rasa Jawa Tengah lebih manis dibandingkan Jawa Timur,” tambah Wongso.
Siap menikmati keragaman kuliner Indonesia yang melimpah? Berikut beberapa hidangan yang menawarkan contoh dari sekian banyak rasa lezat yang ditawarkan.
1. Daging Rendang

Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa rendang daging sapi adalah salah satu makanan paling beraroma di dunia.Hidangan kari kering yang terkait dengan kelompok etnis Minangkabau, yang merupakan penduduk asli Sumatera Barat, rendang adalah cara terbaik untuk mengawetkan daging – penting bagi masyarakat Minangkabau selama perjalanan mereka.
Tidak ada satu resep pun untuk rendang. “Di Sumbar ada sekitar 900 kabupaten dan masing-masing kabupaten mempunyai gaya rendang nya masing-masing,” kata Wongso.
Namun salah satu daging yang paling umum muncul dalam rendang adalah daging sapi. Ini direbus dalam santan dan rempah-rempah termasuk serai, lengkuas, bawang putih, kunyit, jahe dan cabai selama berjam-jam sampai dagingnya sangat empuk dan campuran kari menjadi lapisan yang relatif kering di sekitar daging.
2.Tempe

Sebagai bintang baru dalam pola makan nabati di seluruh dunia, tempe sebenarnya telah menjadi budaya Jawa selama lebih dari empat abad.
Pengganti daging rendah lemak dan tinggi protein ini terbuat dari kedelai yang difermentasi dalam daun pisang dan terkadang, daun lainnya selama dua hingga tiga hari sebelum berubah menjadi balok putih berjamur dan tebal.
Rasanya sering digambarkan sebagai kacang dan jamur dengan sedikit aroma kedelai manis.
Daging ini bisa dimasak dengan cara yang sama seperti daging apa pun dipanggang, digoreng, dipanggang, atau direbus menjadi berbagai masakan. Di Indonesia, sering digoreng dan disajikan sebagai camilan lezat.
3. Sate

Sebagai makanan pokok di restoran-restoran Asia Tenggara di seluruh dunia, sate konon berasal dari Jawa.
Persiapan tusuk sate ini bervariasi dari satu daerah ke daerah lain, sering kali menyajikan daging atau sayuran, rempah-rempah, saus, dan bumbu yang berbeda.
Salah satu versi yang paling digemari di Indonesia adalah sate ayam yang disajikan dengan saus kacang manis yang memiliki sedikit rasa pedas.
4. Nasi Goreng

Jika ada satu makanan pokok yang mewakili beragam budaya Indonesia, itu adalah nasi goreng.
Setiap rumah tangga mempunyai resep berbeda yang dibuat dengan berbagai bahan dan lauk pauk, namun penggunaan terasi dan kecap manis (kecap khas Indonesia yang manis dan kental) menyatukan sebagian besar – jika tidak semua – versi yang ada.
Bumbu-bumbu inilah yang menciptakan cita rasa nasi goreng khas Indonesia.
Dengan taburan telur mata sapi yang sempurna dan kerupuk udang (atau kerupuk) yang renyah, nasi goreng adalah makanan serbaguna yang dikonsumsi sepanjang hari.
Hidangan yang dipengaruhi masakan Tiongkok, nasi goreng sama populernya di Singapura dan Malaysia seperti halnya di Indonesia.
5. Kerupuk

Meskipun kerupuk udang banyak ditemukan dalam menu makanan di beberapa negara – terutama di Indonesia dan Malaysia – berkat Indonesialah makanan ringan ini diperkenalkan ke Belanda dan kemudian dibawa ke Eropa.
Bisa dibilang sebagai pendamping terbaik untuk hidangan apa pun, sepotong kerupuk juga bisa berfungsi sebagai sendok yang bisa dimakan untuk menambahkan saus atau sambal tambahan.
Kerupuk Indonesia juga digunakan sebagai topping soto. (Lihat di bawah)
6. Soto Ayam

Mirip dengan banyak masakan lain di Indonesia, soto, atau sup, rasanya berbeda-beda tergantung di wilayah nusantara mana Anda berada.
Salah satu soto yang paling sering disajikan dalam menu Indonesia adalah soto ayam yang mengenyangkan – namun variasinya pun tak terhitung jumlahnya.
Di antara semua soto ayam, yang berasal dari Jawa Timur – seperti soto ayam Madura atau Ambengan – termasuk yang paling populer. Kuahnya bening dan mengandung banyak bawang putih, bawang merah, kunyit, dan potongan daging ayam.
Bubuk koya, campuran unik dari kerupuk udang dan bawang putih goreng, terkadang ditambahkan untuk menambah rasa umami pada kuah yang sudah kaya rasa – seperti soto ayam Lamongan.
7. Sambal

Sambal mungkin bukan salah satu dari lima hidangan resmi nasional Indonesia – selain nasi goreng, rendang, soto, sate, dan gado gado – namun bagi banyak orang Indonesia, tidak ada makanan yang lengkap tanpanya.
Ini adalah kenikmatan yang dibuat dengan mencampurkan cabai dengan sejumlah bahan berbeda seperti terasi, gula, garam, dan air jeruk nipis.
Saat ini, Anda dapat menemukannya di banyak masakan terkenal Indonesia – mulai dari nasi goreng hingga gado gado.
Legenda mengatakan bahwa pelaut Portugis dan Spanyol membawa berbagai varian cabai ke Indonesia – namun di Jawa lah cabai pertama kali ditumbuk menjadi sambal.
Dipercaya ada lebih dari 100 jenis sambal yang disajikan di seluruh Indonesia. Salah satu yang paling umum adalah sambal terasi, yang dibuat dengan cabai, bawang putih, tomat, terasi, jeruk nipis, garam dan gula.
Dengan semua rekomendasi makanan Indonesia dulu Feeners bisa merekomndasikan makanan ini ke teman teman yang mau berkunjung ke Indonesia.














