Oke, berikut adalah penulisan ulang berita tersebut dengan gaya jurnalistik media nasional:

Nabire – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) serang rombongan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, di Nabire, Jumat (17/10). Akibatnya, seorang warga sipil tewas dan empat anggota polisi terluka.

Penyerangan terjadi saat Kapolda meninjau lokasi penembakan warga sipil sebelumnya.

KKB, yang diduga dipimpin Aibon Kogoya, pertama kali menembak mobil warga sipil di kawasan Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat.

Berikut fakta-fakta terkait insiden tersebut:

Warga Sipil Jadi Korban Pertama

Brigjen Pol Faizal Rahmadan, Kaops Satgas Damai Cartenz, menjelaskan KKB awalnya menembak mobil warga sipil.

Mobil Hilux milik korban ditemukan rusak parah dengan banyak lubang bekas tembakan.

Satu Warga Sipil Meninggal Dunia

Serangan itu menyebabkan Masturiyadi (50) tewas akibat luka tembak di kepala.

“Masturiyadi meninggal dunia akibat luka tembak di bagian belakang kepala kanan,” ujar Faizal.

Selain korban tewas, empat warga sipil lain luka tembak dan terkena pecahan kaca. Mereka telah dievakuasi ke RSUD Nabire.

Rombongan Kapolda Diserang Saat Tinjau Lokasi

Rombongan Kapolda Papua Tengah menjadi sasaran penembakan saat meninjau lokasi kejadian.

Penembakan terhadap rombongan Kapolda terjadi sekitar pukul 14.40 WIT.

Empat Polisi Terluka

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D Tatiratu, menyatakan empat anggotanya menjadi korban. Mereka terkena tembakan di bagian belakang mobil.

“Satu, Kasat Narkoba kena serpihan di pinggir kepala, dua personel kena luka serpihan peluru, satu personel kena luka tembak dan proyektil bersarang di bahu sebelah kiri,” jelas Samuel.

Irwasda Polda Papua Tengah, Kombes Gatot Suprasetya, menambahkan dua anggota Polri masih dirawat di RSUD Nabire dan telah dioperasi. Kondisi mereka stabil.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *