Cilincing, Jakarta Utara – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan telah menyalurkan santunan kepada 22 korban luka akibat kecelakaan mobil pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01. Insiden tragis yang terjadi pada Kamis (11/12/2025) di Cilincing, Jakarta Utara ini, turut mengungkap bahwa pengemudi kendaraan adalah sopir pengganti.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menyatakan pihaknya mengimbau seluruh pihak menghormati privasi korban dan keluarga. Ia juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa ini.
“Kami turut mendoakan agar seluruh korban segera pulih,” kata Gogot dalam keterangan tertulis pada Jumat (12/12/2025).
Kemendikdasmen telah memberikan bantuan santunan sebesar Rp 5 juta untuk lima korban luka serius dan Rp 2,5 juta bagi 17 korban luka ringan. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, pihak sekolah, serta instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi korban.
Kapolres Metro Jakarta Utara Erick Frendriz sebelumnya mengonfirmasi bahwa mobil yang menabrak sekolah dan melindas sejumlah siswa pada Kamis (11/12/2025) adalah kendaraan pengantar MBG.
“Iya, mobil MBG yang akan mengantarkan makanan ke sekolah ini,” ujar Erick di lokasi kejadian.
Berdasarkan rekaman CCTV, siswa sedang beraktivitas di lapangan sekolah sebelum mobil tiba-tiba masuk dan menabrak. Wakil Kepala BGN Sonny Sanjaya menambahkan, sopir yang terlibat kecelakaan merupakan sopir pengganti lantaran sopir utama sedang sakit.
Hingga kini, polisi masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap detail kronologi dan penyebab pasti insiden tersebut.







