Berita

Iran Ulurkan Tangan, Tawarkan Bantuan Korban Banjir Sumatera ke Indonesia

111
×

Iran Ulurkan Tangan, Tawarkan Bantuan Korban Banjir Sumatera ke Indonesia

Sebarkan artikel ini
d8961e1118e317793f6c9b3dfb3d6a42.jpg
d8961e1118e317793f6c9b3dfb3d6a42.jpg

Banda Aceh – Gelombang simpati dan bantuan internasional mulai mengalir ke Indonesia menyusul bencana banjir dan tanah longsor dahsyat yang melanda Pulau Sumatera. Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Rusia Vladimir Putin secara terpisah menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas bencana yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan parah tersebut.

Presiden Pezeshkian, atas nama pemerintah dan rakyat Iran, menyampaikan kesiapan negaranya untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan penanganan bagi masyarakat terdampak. Pesan ini diterima oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 1 Desember 2025.

Tidak hanya Iran, Presiden Putin juga mengirimkan ucapan duka cita atas banjir besar di wilayah utara Pulau Sumatera yang menewaskan ratusan jiwa. Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Putin turut berduka cita bersama masyarakat Indonesia dan berharap pemulihan daerah terdampak dapat berlangsung cepat.

Bantuan konkret juga tiba dari negara tetangga, Malaysia. Posko Penanggulangan Bencana Hidrometreologi Aceh mengonfirmasi kedatangan bantuan medis berskala besar di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blangbintang, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu, 29 November 2025, pukul 19.00 WIB.

Bantuan medis ini berupa dua juta keping obat dan alat kesehatan dengan berat total dua ton. Pengiriman dilakukan menggunakan pesawat kargo khusus dari Kuala Lumpur, Malaysia, oleh Gomez Medical Services bersama tim kemanusiaan Blue Sky Rescue Malaysia.

Kedatangan bantuan medis ini menjadi pengiriman internasional pertama ke Aceh pasca-bencana Siklon Senyar. Siklon Senyar, yang terjadi sejak 22 November 2025, memicu hujan ekstrem lebih dari 400 mm dalam dua hari, menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor besar di berbagai wilayah Aceh dan sejumlah provinsi lain di Sumatera. Bencana ini telah mengakibatkan kerusakan luas dan berdampak signifikan pada kehidupan masyarakat.