Jakarta – Sejumlah perempuan Indonesia berhasil menembus jajaran orang terkaya di dunia, bersaing dengan dominasi pria.

Kekayaan mereka diraih melalui berbagai cara, mulai dari membangun bisnis hingga menjadi penerus usaha keluarga.

Setidaknya tiga nama perempuan Indonesia tercatat dalam Forbes Real Time Billionaires List dengan kekayaan mencapai jutaan dolar AS.

Selain itu, ada nama-nama lain yang masuk dalam daftar perempuan terkaya di Indonesia, termasuk dari sektor pertambangan batu bara.

Berikut daftar perempuan terkaya di Indonesia per Juli 2025:

1. Elaine Low

Putri bungsu konglomerat batu bara Low Tuck Kwong ini memiliki kekayaan diperkirakan mencapai Rp141,10 triliun dari sahamnya di PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Low Tuck Kwong diketahui telah mengalihkan 7,33 miliar saham kepada Elaine Low.

Elaine Low saat ini aktif sebagai direktur di belasan perusahaan dan bertanggung jawab atas pengembangan bisnis di Bayan Resources.

2. Marina Budiman

Marina Budiman menjabat sebagai Presiden Komisaris PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sejak 2016.

Ia mendirikan perusahaan ini pada tahun 2011 bersama Otto Toto Sugiri dan Han Arming Hanafia.

Lulusan University of Toronto ini memiliki kekayaan mencapai US$7,2 miliar atau sekitar Rp117,67 triliun.

3. Dewi Kam

Forbes mencatat kekayaan Dewi Kam sebesar US$4,7 miliar atau sekitar Rp76,8 triliun.

Ia merupakan pemilik saham minoritas di Bayan Resources.

Dewi Kam juga tercatat dalam database offshore leaks International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) dan terafiliasi dengan dua perusahaan yang berdomisili di British Virgin Islands dan Samoa.

Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat Dewi sebagai pemegang saham Birken Universal Corporation Virgin Islands Inggris dan memiliki peran dalam PLTU Cilacap.

4. Wirastuty Fangiono

Wirastuty Fangiono tercatat memiliki harta sebesar US$1,3 miliar atau Rp21,24 triliun.

Ia mengendalikan perusahaan kelapa sawit PT FAP Agri Tbk (FAPA), yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 1994 ini memiliki konsesi lebih dari 110.000 hektar perkebunan kelapa sawit di seluruh Indonesia.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *