FENESIA – Saat memikirkan kopi, biasanya selain wangi kopi yang teringat, juga kemampuannya untuk mengusir kantuk dan menambah energi yang biasanya cara ampuh untuk para mahasiswa yang suka begadang.
Konsumsi kopi dalam jumlah sedang, tiga hingga empat cangkir per hari telah dikaitkan dengan umur yang lebih panjang.
Faktanya, sebuah studi November 2015 yang diterbitkan di Circulation menemukan, bahwa konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan 8% hingga 15% dalam risiko kematian (dengan pengurangan yang lebih besar di antara mereka yang mengonsumsi kopi lebih tinggi).
Beberapa ahli menyebut, berbagai kandungan dalam kopi dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Cynthia Sass, MPH, RD, ahli gizi menjelaskan 4 manfaat kopi yang bisa Anda dapatkan, berikut di antaranya:
Kopi menurunkan risiko penyakit

Konsumsi kopi atau kafein seumur hidup juga dikaitkan dengan pencegahan penurunan kognitif, dan penurunan risiko stroke.
Studi menunjukkan, konsumsi kopi dapat melindungi tubuh dari kanker tertentu, termasuk kanker payudara, kolorektal, endometrium, dan prostat, serta penyakit jantung dan penyakit Parkinson.
Dalam hal kesehatan otak, kopi berkafein meningkatkan kewaspadaan dan juga dapat meningkatkan daya ingat hingga 24 jam setelah dikonsumsi.
Kopi mengandung antioksidan

Faktanya, satu penelitian menemukan kopi menjadi kontributor tunggal terbesar untuk asupan antioksidan total.
Antioksidan dalam kopi juga telah dikaitkan dengan perlindungan kesehatan. Asam klorogenat, polifenol yang melimpah dalam kopi, telah terbukti mampu mengurangi peradangan, dan mungkin memainkan peran kunci dalam perlindungan terhadap penyakit kronis, termasuk obesitas.
Hal ini mungkin terjadi karena 65% orang dewasa Amerika mengatakan, bahwa mereka minum kopi, sementara hanya satu dari 10 orang yang mengonsumsi minimal lima porsi buah dan sayuran yang direkomendasikan setiap hari. Dengan kata lain, kopi menjadi sumber antioksidan utama.
Kopi membangkitkan rasa bahagia

Dalam sebuah studi, peneliti menemukan bahwa minum kopi terkait dengan emosi positif, termasuk kesenangan, kebaikan, kasih sayang, kepuasan, persahabatan, ketenangan, dan rasa bahagia.
Temuan tersebut juga mencatat bahwa tidak ada emosi negatif yang terkait dengan konsumsi kopi.
Studi Harvard lainnya terhadap lebih dari 50.000 wanita menemukan, risiko depresi menurun saat konsumsi kopi berkafein meningkat.
Kopi dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2

Sebuah meta-analisis tahun 2018 dari 30 studi yang diterbitkan sebelumnya menyimpulkan, bahwa konsumsi kopi berbanding terbalik dengan risiko diabetes tipe 2.
Peneliti menemukan, peluang terkena penyakit diabetes tipe 2 menurun sebesar 6% untuk setiap konsumsi secangkir kopi per hari.
Para ilmuwan mengatakan, kemungkinan hal tersebut terjadi karena efek antioksidan dan anti-inflamasi dalam kopi dan kemampuan untuk meningkatkan pembakaran kalori, sehingga berdampak pada keragaman mikroba usus pelindung kesehatan.
Nah dengan banyaknya manfaat kopi tersebut kita dapat merasakan nikmat serta manfaat yang baik untuk tubuh, tubuh sehat,dahaga pun lepas.














