BeritaInternasionalLifeSehat

Ilmuwan Temukan Penyakit Terbaru di Afrika, Akan Jadi Pandemi Baru?

202
×

Ilmuwan Temukan Penyakit Terbaru di Afrika, Akan Jadi Pandemi Baru?

Sebarkan artikel ini
penyakit x
Ilustrasi (Foto: The Lancet)

FENESIA – Sebuah penyakit baru yang dapat mengakibatkan diberi nama penyakit X atau ‘Disease X’ oleh para ilmuwan di Kongo, Afrika Tengah. Penyakit ini diklaim oleh para ilmuwan bersumber dari infeksi sebuah virus.

Penyakit X itu pertama kali ditemukan pada seorang pasien wanita yang mengalami gejala demam dan diare di Ingende, Kongo. Dokter yang memeriksa awalnya mengira pasien tersebut menderita demam berdarah atau Ebola.

Namun, serangkaian pemeriksaan, termasuk Ebola menunjukkan hasil negatif.

Dokter pasien, Dadin Bonkole mengatakan, “Kami semua harus takut. Ebola tidak diketahui, covid tidak diketahui. Kami harus takut dengan penyakit baru.”

Badan Kesehatan Dunia mengatakan ‘X’ merupakan singkatan dari tidak terduga. Penyakit X dapat menyebabkan masalah serius di seluruh dunia jika dan ketika itu terjadi.

Institut Penelitian Biomedis Nasional Kongo (INRB) sampai saat ini masih belum dapat mengidentifikasi virus yang menyebabkan demam pada pasien yang dirahasiakan identitasnya tersebut. Dokter hanya baru menilai penyakit itu mirip dengan Ebola.

Saat ini, kondisi pasien tidak memiliki gejala. Serangkaian tes yang dilakukan termasuk Ebola juga kembali menunjukkan hasil negatif.

Saat ini pasien tersbut juga masih dalam ruang isolasi bersama anak-anaknya.

Kepala layanan medis di Ingende, Christian Bompalanga mengatakan, “Kami harus melakukan pemeriksaan tambahan untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Saat ini ada beberapa kasus yang dicurigai di sana.”

Jean-Jacques Muyembe Tamfum peneliti yang membantu menemukan virus Ebola pada tahun 1976, memperingatkan penyakit zoonosis menular dari hewan ke manusia akan lebih banyak terjadi di masa yang akan datang.

Di masa lalu, penyakit seperti demam kuning, berbagai bentuk influenza, rabies, brucellosis dan penyakit lyme adalah penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Penyakit tersebut sering muncul melalui vektor seperti hewan pengerat atau serangga.

Penyakit zoonosis diketahui telah menyebabkan epidemi dan pandemi sebelumnya.

Terkait dengan Ebola, ilmuwan mengaitkannya dengan eksploitasi hutan oleh manusia secara besar-besaran. Dalam satu studi yang dilakukan pada 2017, para peneliti menyatakan bahwa 25 dari 27 wabah Ebola dimulai di tempat-tempat yang telah mengalami deforestasi sekitar dua tahun sebelumnya.

Para ilmuwan juga berkata bahwa wabah Ebola muncul di daerah dengan kepadatan populasi manusia tinggi.

Epidemiologi Universitas Edinburgh, Mark Woolhouse dalam penelitiannya mengatakan spesies baru virus ditemukan sekitar tiga hingga empat tahun sekali. Mayoritas virus baru itu berasal dari hewan.

Para ahli juga mengatakan meningkatnya jumlah virus yang muncul sebagian besar karena akibat dari kehancuran ekologis dan perdagangan satwa liar.

55594ab3d714a2fe20cc652ff916a98b.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Timnas voli putri U18 Indonesia berhasil memastikan tiket ke babak perempat final AVC Girls U18 2026 setelah mengalahkan Filipina 3-0 (25-22, 25-13, 28-26), Jumat (4/7/2026) Di perempat final AVC Girls U18 2026, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Thailand, Minggu (5/7/2026) pukul 19.00 WIB Tahun ini menjadi penampilan kedua Indonesia sepanjang sejarah AVC Girls U18 setelah sebelumnya menjalani debut pada 2008 dengan finis di…