Jakarta – Garda Bangsa, organisasi sayap pemuda PKB, menerima lima mandat penting untuk menghadapi tantangan zaman. Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid, menyampaikan langsung mandat tersebut dalam Konsolidasi Nasional DKN Garda Bangsa, Jumat (5/12/2025).
Cak Udin, sapaan akrab Hasanuddin Wahid, menekankan pentingnya regenerasi organisasi. Hal ini agar Garda Bangsa selalu relevan dengan perkembangan zaman.
“Garda Bangsa harus mampu meregenerasi dirinya, seperti diinjeksikan stem cell agar selalu muda,” ujarnya di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat.
Selain regenerasi, Cak Udin menyoroti pentingnya penguasaan informasi bagi generasi muda. Informasi, menurutnya, adalah komoditas berharga yang menjadi kunci relevansi organisasi pemuda modern.
“Siapa yang menguasai informasi, dia menguasai dunia,” tegasnya.
Mandat lainnya meliputi keberanian mengangkat isu relevan di setiap daerah. Kemudian, menjadi jembatan partisipasi politik anak muda, dan menghadirkan keteladanan kepemimpinan.
Cak Udin juga mendorong Garda Bangsa untuk menggunakan pendekatan kreatif. Contohnya, e-sport atau tempat nongkrong, untuk menjangkau Gen Z.
Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Tommy Kurniawan, menambahkan bahwa forum ini akan merumuskan strategi organisasi untuk lima tahun ke depan.
“Selain konsolidasi, kita juga menggelar pendidikan kader bagi para instruktur daerah,” pungkas Tommy.







