EcozonePolitik

Emas Minta Amien Rais Momong Cucu, Jangan Intervensi Presiden!

101
×

Emas Minta Amien Rais Momong Cucu, Jangan Intervensi Presiden!

Sebarkan artikel ini
fernando-emas:-ocehan-amien-rais-tendensius-&-tak-perlu-dibesar-besarkan,-mending-momong-cucu-aja!
fernando emas: ocehan amien rais tendensius & tak perlu dibesar besarkan, mending momong cucu aja!

Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai pernyataan Amien Rais terkait Presiden Prabowo Subianto tidak perlu dibesar-besarkan.

Menurutnya, komentar Amien Rais yang meminta Presiden Prabowo mencopot Kapolri dan menyebut jangan menjadi presiden setengah hati tidak perlu ditanggapi berlebihan.

Fernando menyebut komentar Amien Rais hanya mencari sensasi dan butuh panggung politik, Jumat (6/2/2026).

Fernando menjelaskan, komentar tersebut lebih mencerminkan upaya mencari sensasi politik dan panggung publik. Bukan masukan konstruktif bagi pemerintahan.

Ia menduga pernyataan itu dilontarkan agar mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo.

“Mungkin Amien Rais ingin diundang oleh Presiden Prabowo sehingga memberikan komentar yang tidak penting dan cenderung tendensius,” ujarnya.

Fernando juga menilai kritik tersebut tidak sejalan dengan kebutuhan Presiden Prabowo dalam mengelola pemerintahan saat ini.

Ia menyarankan agar Amien Rais lebih fokus pada aktivitas yang lebih bermanfaat secara personal dan sosial.

“Sebaiknya Amien Rais momong cucu saja yang lebih memberi manfaat daripada berkomentar tidak sesuai dengan kebutuhan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan pemerintahan,” ujarnya.

“Pergantian Kapolri merupakan hak prerogatif presiden dan tidak ada batasan berapa tahun menjabat selama belum pensiun.”

“Saya juga meminta kepada semua pihak, jangan terlalu latah berkomentar dan seolah melakukan intervensi terhadap Presiden Prabowo Subianto,” jelas Fernando.

Menurut Fernando, Presiden Prabowo Subianto sangat paham sosok yang dibutuhkan untuk mengisi posisi Kapolri sesuai dengan kondisi saat ini.

“Tentu Prabowo masih membutuhkan Jenderal Polisi Listyo Prabowo mengisi posisi Kapolri sehingga masih dipertahankan sampai saat ini,” ujarnya.