Berita

DLH Tangerang Uji Cisadane, Warga Diimbau Tidak Konsumsi Air

104
×

DLH Tangerang Uji Cisadane, Warga Diimbau Tidak Konsumsi Air

Sebarkan artikel ini
sungai-cisadane-tercemar-pestisida,-dlh-tangerang:-warga-jangan-mandi,-cuci-dulu
sungai cisadane tercemar pestisida, dlh tangerang: warga jangan mandi, cuci dulu

Tangerang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang melakukan uji laboratorium terhadap sampel air Sungai Cisadane.

Sungai itu diduga tercemar bahan kimia atau pestisida. Warga diimbau tidak mengonsumsi air sungai untuk sementara.

Uji laboratorium diperkirakan memakan waktu dua pekan.

Kepala Bidang PPLH DLH Kabupaten Tangerang, Ari Margo, mengimbau warga untuk tidak menggunakan air Sungai Cisadane untuk mandi atau mencuci.

Uji kualitas air ini dilakukan pasca kebakaran gudang pestisida di Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (9/2/2026).

Residu kebakaran gudang kimia berpotensi mencemari air Cisadane. Sungai ini menjadi sumber air konsumsi di sekitar Tangerang Raya.

“Sungai itu hilirnya ada di Kabupaten Tangerang, seperti di Teluknaga, Kosambi, Pakuhaji, dan Sepatan, jadi kita cek di hilir,” kata Ari.

Sampel air telah diambil untuk diuji di laboratorium. Uji lab akan mengetahui komposisi cemaran dan potensi hidrogen air.

Kebakaran menghanguskan gudang bahan kimia pestisida di Taman Tekno, Senin lalu. Dampaknya serius terhadap lingkungan sekitar.

Aliran kali di sekitar lokasi dilaporkan tercemar. Pencemaran ditandai dengan perubahan kondisi air dan ikan yang mengapung.

DLH Kota Tangsel menduga cemaran berasal dari gudang penyimpanan bahan kimia pestisida.

Kepala Seksi P3L DLH Tangsel, Hadiman, mengatakan sumber pencemaran berasal dari cairan kimia.

Cairan kimia itu berasal dari gudang penyimpanan pestisida di Kota Tangsel.

Saat kebakaran, sejumlah bahan kimia disemprotkan petugas pemadam dan tersebar ke bantaran kali.

Kondisi aliran kali mengalami perubahan warna dan berbau. Ikan di aliran kali itu mengambang mati akibat terpapar cairan pestisida.

“Akibatnya bahan cairan kimia terbawa arus hingga mengalir ke anak kali yang berwarna putih dengan aroma menyengat,” kata Hadiman.