FENESIA-Dunia perfilman menyajikan beragam kisah, mulai dari fiksi ilmiah hingga cerita nyata yang menggugah emosi. Film berdasarkan kisah nyata menawarkan daya tarik unik dengan kemampuan untuk menyentuh hati penonton.
Melalui film-film ini, penonton bisa merasakan berbagai emosi dari kegembiraan hingga kesedihan sambil memahami kehidupan orang lain dengan lebih mendalam.
Surat Kecil Untuk Tuhan

Film drama biografi “Surat Kecil Untuk Tuhan” (2011, 105 menit) menceritakan perjuangan Gita Sesa Wanda Cantika, seorang gadis 13 tahun yang melawan kanker ganas. Keke, panggilan akrabnya, menghadapi penyakit yang mengubah hidupnya. Meskipun dokter memprediksi waktu hidupnya tidak lama, ayahnya berjuang keras untuk kesembuhannya. Keke menulis surat kepada Tuhan, dan meski akhirnya ia meninggal setelah tiga tahun, kisahnya memberikan harapan dan keteguhan.
Sekolah Rimba

“Selanjutnya, film ‘Sekolah Rimba’ (2013, 90 menit) mengangkat perjuangan Butet Manurung dalam mengajarkan baca, tulis, dan berhitung kepada anak-anak suku Rimba di Taman Nasional Bukit Dua Belas, Jambi. Butet diperkenalkan oleh Nyungsang Bungo, seorang anak suku, yang memotivasi Butet untuk memperluas pengajaran dan membantu anak-anak dalam komunitas terpencil.
172 Days

Film “172 Days” mengisahkan kehidupan Ameer Azzikra dan Nadzira Shafa. Berdasarkan novel Zira yang dirilis pada 2022, film ini menceritakan perubahan hidup Zira setelah hijrah dan bertemu Ameer, anak Ustad Arifin Ilham. Setelah menikah, Ameer menderita penyakit serius. Zira setia mendampingi Ameer hingga hari ke-172 pernikahan mereka, saat Ameer meninggal dunia.
Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar

Film biografi “Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar” diadaptasi dari novel dengan judul yang sama. Kisah ini mengikuti perjuangan Merry Riana dalam meraih mimpi di tengah kerusuhan 1998. Sebagai etnis Tionghoa, Merry terpaksa pindah ke Singapura dan berjuang hidup seorang diri untuk mencapai tujuannya.
Sebelum 7 Hari

“Vina Sebelum 7 Hari” adalah film horor yang mengangkat kasus mendiang Vina, korban pemerkosaan dan pembunuhan oleh geng motor. Setelah delapan tahun, polisi masih mengejar pelaku. Meskipun awalnya dianggap kecelakaan, nenek Vina curiga dan akhirnya fakta menunjukkan bahwa Vina dibunuh. Enam hari setelah kematian Vina, sahabatnya kerasukan arwah Vina, mengungkapkan lebenaran.














