Berita

BMKG: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Periode 17-23 Oktober 2025

114
×

BMKG: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Periode 17-23 Oktober 2025

Sebarkan artikel ini
24b2673a432ace2c88c4901713cccf99.jpg
24b2673a432ace2c88c4901713cccf99.jpg

Fenesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan potensi hujan ringan hingga sangat lebat serta angin kencang yang dapat melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada periode Jumat, 17 Oktober 2025, hingga Kamis, 23 Oktober 2025. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga kebersihan saluran drainase di lingkungan masing-masing. BMKG menyarankan agar publik memantau informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca resmi melalui situs web, aplikasi, dan media sosial BMKG. “Guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi signifikan dalam beberapa hari ke depan,” terang BMKG.

Penyebab Hujan dan Angin Kencang

BMKG menjelaskan, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan didominasi cerah hingga berawan pada pagi hingga siang hari, dengan potensi hujan pada sore hingga malam hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh interaksi fenomena atmosfer berskala global, regional, dan lokal yang meningkatkan instabilitas atmosfer, sehingga mendukung pembentukan awan konvektif penyebab hujan.

Pada skala global, Dipole Mode Index (DMI) menunjukkan nilai negatif sebesar −1.39, yang mendukung pembentukan awan hujan. Aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial yang berpropagasi ke arah barat juga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Sementara itu, Gelombang Kelvin yang berpropagasi ke arah timur diprediksi aktif, turut berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan. “Fenomena lain yang turut mempengaruhi kondisi cuaca di Indonesia adalah keberadaan Bibit Siklon Tropis 96W,” ungkap BMKG.

Bibit siklon tropis tersebut diperkirakan berada di Samudra Pasifik timur Filipina dengan kecepatan angin maksimum 15-20 knot dan tekanan udara minimum 1007 hPa. Potensi bibit ini untuk menjadi siklon tropis masih dalam kategori rendah.

Selain itu, terdapat sirkulasi siklonik yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di berbagai wilayah Indonesia. Daerah pertemuan angin (konfluensi) juga diprakirakan terbentuk di sejumlah wilayah. “Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis/sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut,” jelas BMKG.

Labilitas atmosfer lokal yang mendukung proses konvektif pada skala lokal juga diprediksi terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Prakiraan BMKG pada 17-23 Oktober 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca BMKG mengenai wilayah berpotensi hujan dan angin kencang pada 17-23 Oktober 2025:

Periode 17-19 Oktober 2025

  • Hujan ringan-sedang:
    • Aceh
    • Sumatera Barat
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Jambi
    • Sumatera Selatan
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Banten
    • Jakarta
    • Jawa Barat
    • DI Yogyakarta
    • Jawa Timur
    • Nusa Tenggara Barat
    • Nusa Tenggara Timur
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Selatan
    • Sulawesi Selatan
    • Maluku Utara
    • Maluku
    • Papua Barat Daya
    • Papua Barat
    • Papua Pegunungan
    • Papua
    • Papua Selatan.
  • Hujan lebat-sangat lebat:
    • Sumatera Utara
    • Kepulauan Bangka Belitung
    • Jawa Tengah
    • Kalimantan Barat
    • Sulawesi Barat
    • Papua Tengah.
  • Angin kencang:
    • Nusa Tenggara Timur
    • Maluku
    • Papua Selatan.

Periode 19-23 Oktober 2025

  • Hujan ringan-sedang:
    • Aceh
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Barat
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Jambi
    • Sumatera Selatan
    • Kepulauan Bangka Belitung
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Banten
    • Jawa Barat
    • DI Yogyakarta
    • Nusa Tenggara Barat
    • Nusa Tenggara Timur
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Sulawesi Utara
    • Gorontalo
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Selatan
    • Maluku Utara
    • Maluku
    • Papua Barat Daya
    • Papua Barat
    • Papua Pegunungan
    • Papua
    • Papua Selatan.
  • Hujan lebat-sangat lebat:
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Sulawesi Barat.
  • Angin kencang:
    • Aceh
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Barat
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Nusa Tenggara Timur
    • Papua Selatan.