Berita

BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Sore Nanti, Warga Diminta Waspada

132
×

BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Sore Nanti, Warga Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini
1e9a009dd38f5361b2e5469dcbd89c8c.jpg
1e9a009dd38f5361b2e5469dcbd89c8c.jpg

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek pada Rabu, 3 Desember 2025. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang, diprediksi akan melanda sebagian besar Jakarta, seluruh Tangerang, Bogor, Depok, dan Bekasi, terutama pada siang menjelang malam hari.

Prakiraan BMKG menunjukkan bahwa sejak sore hingga pukul 19.00 WIB, hujan lebat diperkirakan akan turun merata di hampir seluruh Jabodetabek. Wilayah seperti Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur berpotensi mengalami hujan dengan kategori sedang hingga lebat. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di seluruh Tangerang, seluruh Bogor, Kota Depok, serta seluruh Bekasi.

Sebelumnya, pada dini hari, cuaca di seantero Jabodetabek cenderung berawan tebal. Beberapa wilayah, termasuk sebagian Kepulauan Seribu dan Bogor, sudah menunjukkan potensi hujan ringan. Kemudian, mulai pukul 07.00 WIB hingga tengah hari, hujan kategori ringan diperkirakan mengguyur Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara. Potensi hujan ringan juga ada di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Bekasi, serta seluruh Bogor pada periode tersebut.

Angin permukaan dilaporkan akan berhembus dari arah barat daya dengan kecepatan bervariasi antara 5 hingga 34 kilometer per jam. Suhu udara di Jakarta dan sekitarnya diperkirakan berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celcius. Khusus untuk wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, suhu udara diproyeksikan lebih sejuk, yakni antara 18 hingga 30 derajat Celcius. Tingkat kelembapan udara selama seharian ini diperkirakan berkisar antara 70 hingga 98 persen.

Menurut tim BMKG, dinamika atmosfer masih memengaruhi kondisi cuaca pekan ini. Dua faktor utama pembentuk awan hujan adalah Gelombang Rossby Ekuator dan Gelombang Kelvin. Wilayah yang berada dalam jalur pengaruh gelombang tersebut meliputi Sumatera bagian selatan, Kalimantan bagian tengah dan selatan, Jawa bagian barat, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.